Contoh Soal Simple Present Tense dan Pembahasannya: 30 Nomor untuk UTBK dan TOEFL
Kumpulan contoh soal simple present tense dan pembahasannya, 30 nomor dalam empat format: pilihan ganda, melengkapi kalimat, mengubah bentuk kalimat, dan error recognition ala TOEFL. Dilengkapi tabel pola kalimat verbal dan nominal, aturan penambahan -s/-es pada orang ketiga tunggal, daftar keterangan waktu penanda, stative verbs, serta pembanding dengan present continuous.

Contoh soal simple present tense yang kamu butuhkan untuk latihan ada 30 nomor di artikel ini, semuanya lengkap dengan pembahasan. Formatnya sengaja dibuat mirip soal asli: pilihan ganda, melengkapi kalimat, mengubah bentuk kalimat, dan error recognition seperti di bagian Structure and Written Expression tes TOEFL. Sebelum masuk ke soal, kamu akan menemukan rumus lengkapnya, aturan penambahan -s/-es, daftar keterangan waktu penanda, sampai pembanding dengan present continuous.
Simple present tense adalah bentuk kata kerja yang dipakai untuk kebiasaan, fakta umum, dan jadwal tetap. Bentuknya paling dasar di antara semua tenses, tetapi justru paling sering bikin peserta tes kehilangan poin. Penyebabnya struktural: bahasa Indonesia tidak mengenal perubahan kata kerja mengikuti subjek. Kata "pergi" tetap "pergi" untuk saya, kamu, maupun dia. Dalam bahasa Inggris, go berubah jadi goes begitu subjeknya orang ketiga tunggal, dan satu huruf yang hilang itu cukup untuk menggugurkan jawabanmu.
Kenapa Simple Present Tense Sering Muncul di UTBK dan TOEFL
SNPMB mencantumkan Literasi dalam Bahasa Inggris sebagai salah satu komponen Tes Literasi di UTBK, berdampingan dengan Literasi dalam Bahasa Indonesia dan Penalaran Matematika, di samping Tes Potensi Skolastik yang memuat Penalaran Umum, Pengetahuan dan Pemahaman Umum, Pemahaman Bacaan dan Menulis, serta Pengetahuan Kuantitatif. Rincian komponen itu bisa kamu baca sendiri di laman Informasi Umum UTBK-SNBT. Karena subtes bahasa Inggrisnya berbasis bacaan, kecepatanmu mengurai kalimat berbentuk simple present menentukan seberapa akurat kamu menangkap gagasan penulis. Kalau kamu ingin memetakan seluruh subtesnya lebih dulu, baca materi UTBK dan kumpulan soal UTBK per subtes.
Di jalur tes bahasa Inggris, porsinya jauh lebih eksplisit. ETS mencantumkan bahwa TOEFL ITP Level 1 punya bagian Structure and Written Expression berisi 40 soal yang dikerjakan dalam 25 menit, dengan rentang skor 31 sampai 68. Bagian itu murni menguji tata bahasa, dan simple present termasuk pola yang paling rutin diuji di sana. Format tesnya dibahas lebih jauh di artikel TOEFL ITP.
Hitung sendiri temponya. Empat puluh soal dalam 25 menit di bagian Structure and Written Expression TOEFL ITP Level 1 berarti sekitar 37 detik per soal. Waktu sesingkat itu tidak cukup untuk menerjemahkan kalimat ke bahasa Indonesia dulu. Pola seperti does yang wajib diikuti kata kerja dasar harus langsung terbaca benar atau salah dalam hitungan detik.
TOEFL iBT versi terkini pun tetap menilai ketepatan struktur. Pada laman Test Content, ETS mencantumkan bagian Writing berisi 12 item dengan waktu dasar 23 menit, dan salah satu tipe tugasnya bernama Build a Sentence. Tugas menyusun kalimat semacam itu menuntut penguasaan pola dasar, dan simple present adalah pola pertama yang harus otomatis benar sebelum kamu memikirkan tenses yang lebih rumit.
Rumus Simple Present Tense untuk Kalimat Verbal
Kalimat verbal adalah kalimat yang predikatnya kata kerja biasa, misalnya study, work, atau read. Cambridge Dictionary merumuskan bentuk dasarnya dengan sangat singkat: pakai base form kata kerja, lalu tambahkan -s untuk orang ketiga tunggal. Dari satu kalimat aturan itu, tiga pola turunannya lahir.
Kalimat positif memakai pola subjek ditambah kata kerja bentuk pertama. Untuk subjek I, you, we, dan they, kata kerjanya tetap polos: I study English every night. Untuk subjek he, she, dan it, kata kerjanya memakai akhiran -s atau -es: She studies English every night.
Kalimat negatif memakai pola subjek ditambah do not atau does not, lalu kata kerja bentuk dasar. Titik pentingnya ada di sini: akhiran -s berpindah ke kata bantu, sehingga kata kerjanya kembali polos. Yang benar She does not study English on Sundays. Yang salah She does not studies English on Sundays. Bentuk singkatnya don't dan doesn't.
Kalimat tanya memakai pola do atau does, lalu subjek, lalu kata kerja bentuk dasar. Yang benar Does she study English every night? Jawaban pendeknya Yes, she does atau No, she doesn't. Sama seperti kalimat negatif, kata kerja setelah subjek tidak boleh berakhiran -s lagi.
Rumus Simple Present Tense untuk Kalimat Nominal
Kalimat nominal tidak memakai kata kerja aksi. Predikatnya berupa kata sifat, kata benda, atau keterangan tempat, sehingga yang dipakai adalah to be: am, is, are. Inilah sumber kesalahan klasik penutur Indonesia, karena kata "adalah" sering ikut diseret ke kalimat yang sebenarnya sudah punya kata kerja, lalu muncullah kalimat rusak seperti She is go to school.
Aturan pasangannya sederhana dan tidak ada pengecualian. Subjek I memakai am. Subjek he, she, it, dan semua subjek tunggal lain memakai is. Subjek you, we, they, dan semua subjek jamak memakai are. Bentuk negatifnya tinggal menambahkan not setelah to be, dan bentuk tanyanya memindahkan to be ke depan subjek. Kata bantu do dan does tidak pernah muncul di kalimat nominal.
| Jenis dan subjek | Positif | Negatif | Tanya |
|---|---|---|---|
| Verbal: I, you, we, they | They study English. | They do not study English. | Do they study English? |
| Verbal: he, she, it | She studies English. | She does not study English. | Does she study English? |
| Nominal: I | I am ready. | I am not ready. | Am I ready? |
| Nominal: he, she, it | He is ready. | He is not ready. | Is he ready? |
| Nominal: you, we, they | They are ready. | They are not ready. | Are they ready? |
Aturan Penambahan -s/-es pada Orang Ketiga Tunggal
Akhiran orang ketiga tunggal bukan sekadar menempelkan huruf s. Cambridge Dictionary merinci lima kelompok pola ejaan, dan soal error recognition suka sekali mengambil kasus dari kelompok yang jarang dilatih, misalnya kata kerja berakhiran -x atau konsonan diikuti -y.
| Akhiran kata kerja | Aturan | Contoh perubahan |
|---|---|---|
| Sebagian besar kata kerja | tambah -s | walk jadi walks, read jadi reads, come jadi comes, move jadi moves |
| Berakhir -ch, -sh, -ss, -x, -zz | tambah -es | watch jadi watches, wash jadi washes, miss jadi misses, mix jadi mixes, buzz jadi buzzes |
| Konsonan diikuti -y | huruf y berubah jadi i, lalu tambah -es | study jadi studies, hurry jadi hurries, reply jadi replies, fly jadi flies |
| Vokal diikuti -y | cukup tambah -s | pay jadi pays, enjoy jadi enjoys, play jadi plays, buy jadi buys |
| Tidak beraturan | bentuk khusus, wajib dihafal | have jadi has, go jadi goes, do jadi does, be jadi is |
Perhatikan baris ketiga dan keempat. Perbedaannya cuma satu huruf sebelum y, tetapi hasilnya berbeda jauh. Pada study, huruf sebelum y adalah d yang merupakan konsonan, jadi hasilnya studies. Pada play, huruf sebelum y adalah a yang merupakan vokal, jadi hasilnya plays, bukan plaies. Baris terakhir juga tidak boleh dilewat: have berubah jadi has, bukan haves, dan ini termasuk kesalahan yang paling sering lolos dari perhatian.
Pakai aturan satu -s. Dalam satu klausa simple present, huruf -s orang ketiga hanya boleh muncul sekali dan tempatnya di kata kerja utama atau di kata bantu, tidak pernah di keduanya. Kalau kamu sudah menulis does atau doesn't, jatah -s sudah terpakai, jadi kata kerja berikutnya wajib polos.
Keterangan Waktu yang Menandai Simple Present Tense
Keterangan waktu adalah petunjuk tercepat untuk menebak tenses yang diminta soal. Begitu kamu melihat every day atau always di kalimat, kemungkinan besar jawabannya bentuk simple present, bukan continuous atau past. Cambridge menyebut adverb frekuensi seperti always, often, usually, sometimes, dan never sebagai penanda peristiwa rutin dan berulang.
| Kelompok penanda | Contoh kata | Contoh kalimat |
|---|---|---|
| Adverb of frequency | always, usually, often, sometimes, seldom, rarely, never | She always brings her dictionary. |
| Frekuensi berkala | every day, every morning, every Monday, every week | We have an English class every Monday. |
| Pengulangan per periode | once a week, twice a month, three times a year | He visits his grandmother twice a month. |
| Waktu rutin | in the morning, at night, on Sundays, after school | My brother reads a novel at night. |
Posisi adverb frekuensi punya aturannya sendiri, dan soal error recognition kadang menguji ini. Adverb frekuensi diletakkan sebelum kata kerja utama, tetapi sesudah to be. Jadi yang benar She always arrives early dan She is always early, bukan She arrives always early. Kalau kamu terbiasa menyusun ulang kalimat sendiri, pola ini akan lebih cepat menempel daripada dihafal.
Empat Situasi Utama Pemakaian Simple Present Tense
Fakta umum dan kebenaran permanen. Cambridge menjelaskan bahwa simple present dipakai untuk fakta yang selalu benar dan bersifat permanen tentang dunia, misalnya Ten times ten makes one hundred. Contoh lain yang sering muncul di bacaan sains: Water boils at 100 degrees Celsius at sea level. Ini sebabnya teks eksposisi ilmiah di soal literasi hampir seluruhnya ditulis dalam simple present.
Kebiasaan dan peristiwa rutin. Pemakaian kedua ini yang paling akrab di buku pelajaran, misalnya I read every night before I go to sleep. Kalimat semacam ini biasanya membawa adverb frekuensi atau keterangan berkala di tabel sebelumnya.
Jadwal tetap dan rencana terjadwal. Meskipun peristiwanya belum terjadi, jadwal resmi tetap ditulis dalam simple present, misalnya The lesson starts at 9.30 tomorrow. Jadwal kereta, jam buka perpustakaan, dan jam ujian masuk kategori ini. Perhatikan bahwa keterangan waktunya bisa menunjuk masa depan tanpa mengubah bentuk kata kerjanya.
Instruksi, arahan, dan urutan kejadian. Cambridge juga mencatat pemakaian simple present untuk memberi instruksi dan petunjuk arah, biasanya dengan penanda urutan seperti first dan then. Contohnya You take the train to the city centre and then you take a number five bus. Pola yang sama dipakai untuk meringkas alur cerita dan menulis komentar pertandingan.
Stative Verbs dan Bedanya dengan Present Continuous
Ada sekelompok kata kerja yang lazimnya hanya muncul dalam bentuk simple, tidak dalam bentuk continuous. Cambridge menyebutnya kata kerja yang jarang dipakai dalam present continuous, dan mengelompokkannya jadi lima: kata kerja proses mental seperti know, suppose, think, dan understand; kata kerja perasaan seperti admire, adore, detest, hate, like, dan respect; kata kerja indra seperti smell dan taste; kata kerja sifat permanen seperti consist, contain, dan last; serta kata kerja tindak tutur seperti promise dan swear.
Konsekuensinya tegas. Yang benar He knows a bit about cars, bukan He is knowing a bit about cars. Yang benar Each chapter contains authentic reading texts, bukan Each chapter is containing. Soal pilihan ganda gemar memasang bentuk continuous dari kata kerja jenis ini sebagai pengecoh, karena kalimatnya terdengar wajar bagi telinga yang belum terlatih.
Untuk kata kerja biasa, garis pembedanya adalah permanen lawan sementara. Cambridge membandingkan She lives with her parents yang menandakan fakta permanen dengan She is living with her parents yang menandakan keadaan sementara dan diperkirakan berubah. Pembanding lain: They speak Portuguese in Brazil adalah fakta umum, sedangkan They are speaking Portuguese berarti percakapannya sedang berlangsung saat ini. Kata kerja be sendiri boleh masuk bentuk continuous jika menggambarkan perilaku sesaat, seperti She is being rude yang berbeda makna dari She is rude.
Contoh Soal Pilihan Ganda Nomor 1 sampai 8
Soal 1. My father ____ to the office by train every morning.
(A) goes; (B) go; (C) going; (D) is go; (E) gone
Jawaban: (A) goes. Subjek my father setara dengan he, jadi kata kerjanya wajib berakhiran -s atau -es. Kata kerja go termasuk tidak beraturan sehingga bentuknya goes. Pilihan (D) salah karena to be tidak pernah dipasangkan dengan kata kerja aksi dalam simple present.
Soal 2. Water ____ at 100 degrees Celsius at sea level.
(A) boil; (B) boils; (C) is boiling; (D) boiled; (E) to boil
Jawaban: (B) boils. Kalimat ini menyatakan fakta umum yang selalu benar, jadi bentuknya simple present. Subjek water tunggal, sehingga kata kerjanya boils. Pilihan (C) keliru karena continuous menandakan kejadian sesaat, bukan kebenaran permanen.
Soal 3. The students ____ their homework on Sundays.
(A) doesn't do; (B) don't does; (C) don't do; (D) aren't do; (E) not do
Jawaban: (C) don't do. Subjek the students jamak sehingga kata bantunya don't. Setelah kata bantu, kata kerja kembali ke bentuk dasar, jadi do tanpa akhiran. Pilihan (B) melanggar aturan satu -s karena memberi akhiran pada kata kerja utama sesudah kata bantu.
Soal 4. ____ your sister speak Japanese?
(A) Do; (B) Does; (C) Is; (D) Are; (E) Did
Jawaban: (B) Does. Subjeknya your sister, orang ketiga tunggal, sehingga kata bantu tanyanya Does. Kata kerja speak sudah dalam bentuk dasar dan memang harus begitu. Pilihan (E) menandai bentuk lampau yang tidak diminta kalimat ini.
Soal 5. Rina and her brother ____ members of the English club.
(A) is; (B) am; (C) are; (D) be; (E) does
Jawaban: (C) are. Ini kalimat nominal karena predikatnya kata benda, bukan kata kerja aksi. Subjeknya jamak, yaitu dua orang, sehingga to be yang cocok adalah are. Pilihan (E) salah karena kalimat nominal tidak pernah memakai do atau does.
Soal 6. The train to Bandung ____ at seven every morning.
(A) is leaving; (B) leave; (C) left; (D) leaves; (E) has left
Jawaban: (D) leaves. Keterangan every morning menandakan jadwal tetap, dan jadwal ditulis dalam simple present. Subjek the train tunggal, jadi kata kerjanya leaves. Pilihan (A) menggambarkan aksi yang sedang berlangsung, bukan jadwal berulang.
Soal 7. She ____ how to solve the problem.
(A) is knowing; (B) know; (C) knows; (D) are knowing; (E) knowing
Jawaban: (C) knows. Kata kerja know termasuk stative verb yang lazimnya tidak dipakai dalam bentuk continuous. Subjek she menuntut akhiran -s sehingga bentuknya knows. Pilihan (A) dan (D) adalah pengecoh khas untuk stative verb.
Soal 8. My mother ____ have a car, so she rides a motorcycle to work.
(A) don't; (B) isn't; (C) hasn't; (D) not; (E) doesn't
Jawaban: (E) doesn't. Subjek my mother tunggal sehingga kata bantunya doesn't, diikuti have dalam bentuk dasar. Pilihan (C) keliru karena hasn't membentuk present perfect yang menuntut kata kerja ketiga. Kalimat ini memakai have sebagai kata kerja utama, bukan kata bantu.
Contoh Soal Melengkapi Kalimat Nomor 9 sampai 16
Isilah bagian rumpang dengan bentuk yang tepat dari kata dalam kurung.
Soal 9. Andi ____ (study) English for two hours every night.
Jawaban: studies. Kata kerja study berakhiran konsonan d diikuti y, sehingga y berubah jadi i lalu ditambah -es. Subjek Andi adalah orang ketiga tunggal. Bentuk studys tidak pernah benar.
Soal 10. The school library ____ (open) at seven and ____ (close) at four.
Jawaban: opens, closes. Dua kata kerja memakai subjek yang sama, yaitu the school library, jadi keduanya wajib berakhiran -s. Kesalahan umum adalah menambahkan -s hanya pada kata kerja pertama lalu lupa pada kata kerja kedua setelah and.
Soal 11. My parents ____ (not drink) coffee at night.
Jawaban: do not drink atau don't drink. Subjek my parents jamak sehingga kata bantunya do not. Kata kerja setelah kata bantu tetap dalam bentuk dasar, jadi drink tanpa akhiran apa pun.
Soal 12. ____ (your brother work) in Jakarta?
Jawaban: Does your brother work. Kalimat tanya verbal dengan subjek tunggal memakai Does di depan. Kata kerja work kembali polos karena akhiran -s sudah diwakili oleh Does.
Soal 13. Mr. Hasan ____ (teach) Physics at our school.
Jawaban: teaches. Kata kerja teach berakhiran -ch sehingga penambahannya -es, bukan -s. Pola yang sama berlaku untuk watch, catch, dan reach.
Soal 14. The earth ____ (go) around the sun.
Jawaban: goes. Ini fakta umum, jadi bentuknya simple present. Kata kerja go tidak beraturan dan berubah jadi goes untuk subjek the earth yang tunggal.
Soal 15. Budi ____ (fix) his bicycle every Saturday.
Jawaban: fixes. Kata kerja berakhiran -x mengambil -es. Keterangan every Saturday menegaskan bahwa yang diminta memang simple present, bukan bentuk lampau.
Soal 16. Rina ____ (be) a member of the choir, and her cousins ____ (be) members too.
Jawaban: is, are. Dua subjek berbeda menuntut to be berbeda. Rina tunggal sehingga memakai is, sedangkan her cousins jamak sehingga memakai are. Soal seperti ini menguji kejelian membaca subjek, bukan hafalan rumus.
Contoh Soal Mengubah Bentuk Kalimat Nomor 17 sampai 22
Soal 17. Ubah ke bentuk negatif: She writes a diary every day.
Jawaban: She does not write a diary every day. Akhiran -s pada writes berpindah ke kata bantu does, sehingga kata kerja utamanya kembali jadi write. Menulis does not writes adalah pelanggaran aturan satu -s.
Soal 18. Ubah ke bentuk tanya: They live near the campus.
Jawaban: Do they live near the campus? Subjek they jamak sehingga kata bantunya Do. Kata kerja live memang sudah polos dan tidak berubah sama sekali.
Soal 19. Ubah ke bentuk positif: Doni doesn't have breakfast at home.
Jawaban: Doni has breakfast at home. Saat kata bantu doesn't dihapus, akhiran -s harus dikembalikan ke kata kerja utama. Karena have tidak beraturan, bentuknya menjadi has, bukan haves.
Soal 20. Ubah ke bentuk negatif: The questions are difficult.
Jawaban: The questions are not difficult. Ini kalimat nominal, jadi cukup menyisipkan not setelah to be. Jangan pernah menambahkan do not pada kalimat yang sudah memakai am, is, atau are.
Soal 21. Ubah ke bentuk tanya: Sinta is the head of the student council.
Jawaban: Is Sinta the head of the student council? Kalimat nominal membentuk pertanyaan dengan memindahkan to be ke depan subjek. Tidak ada kata bantu does yang perlu ditambahkan.
Soal 22. Ubah ke bentuk tanya: My uncle flies to Surabaya once a month.
Jawaban: Does my uncle fly to Surabaya once a month? Bentuk flies berasal dari fly yang berakhiran konsonan l diikuti y. Begitu kata bantu Does muncul, kata kerja kembali ke bentuk dasar fly.
Contoh Soal Error Recognition ala TOEFL Nomor 23 sampai 30
Empat bagian bertanda huruf digarisbawahi pada tes aslinya. Tugasmu memilih bagian yang salah, persis seperti tipe soal Written Expression di TOEFL ITP. Latihan sejenis untuk section lain ada di kumpulan soal TOEFL per section.
Soal 23. My sister (A) always (B) help my mother (C) in the kitchen (D) after school.
Jawaban: (B). Seharusnya helps, karena subjek my sister adalah orang ketiga tunggal. Kalimat benarnya: My sister always helps my mother in the kitchen after school.
Soal 24. The museum (A) opens at nine (B) every morning and (C) close at (D) five in the afternoon.
Jawaban: (C). Seharusnya closes. Dua kata kerja berbagi subjek tunggal the museum, jadi keduanya harus berakhiran -s. Kalimat benarnya: The museum opens at nine every morning and closes at five in the afternoon.
Soal 25. Rina (A) doesn't (B) goes to the language lab (C) on Fridays (D) with her classmates.
Jawaban: (B). Setelah doesn't, kata kerja wajib kembali ke bentuk dasar, jadi seharusnya go. Kalimat benarnya: Rina doesn't go to the language lab on Fridays with her classmates.
Soal 26. (A) Does your father (B) works (C) at the hospital (D) near the station?
Jawaban: (B). Kata bantu Does sudah membawa penanda orang ketiga tunggal, sehingga kata kerjanya harus work. Kalimat benarnya: Does your father work at the hospital near the station?
Soal 27. (A) Every student (B) in my class (C) have (D) an English dictionary.
Jawaban: (C). Frasa every student bersifat tunggal meskipun jumlah siswanya banyak, jadi kata kerjanya has. Kalimat benarnya: Every student in my class has an English dictionary.
Soal 28. Andi (A) study English every night (B) because (C) he (D) wants to pass the test.
Jawaban: (A). Seharusnya studies, mengikuti pola konsonan diikuti y. Perhatikan bahwa wants di bagian (D) sudah benar karena subjeknya he. Kalimat benarnya: Andi studies English every night because he wants to pass the test.
Soal 29. She (A) is knowing the answer, (B) but she (C) does not want (D) to say it.
Jawaban: (A). Kata kerja know adalah stative verb yang tidak dipakai dalam bentuk continuous, jadi seharusnya knows. Kalimat benarnya: She knows the answer, but she does not want to say it.
Soal 30. My brother (A) goes (B) to school by bus, but (C) his friends (D) rides bicycles.
Jawaban: (D). Subjek klausa kedua adalah his friends yang jamak, sehingga kata kerjanya ride tanpa -s. Kalimat benarnya: My brother goes to school by bus, but his friends ride bicycles.
Kesalahan Umum Penutur Indonesia dan Cara Melatihnya
Dari 30 nomor di atas, pola kesalahannya sebenarnya berulang. Ada delapan yang paling sering muncul di lembar jawaban peserta tes Indonesia:
- Lupa -s/-es pada orang ketiga tunggal. Contohnya He walk to school. Ini murni efek bahasa ibu, karena kata kerja bahasa Indonesia tidak berubah mengikuti pelakunya.
- Menambahkan -s setelah does atau doesn't. Contohnya She doesn't goes. Ingat aturan satu -s: penanda itu hanya boleh muncul sekali.
- Memasang to be bersama kata kerja aksi. Contohnya She is go to school, hasil dari menerjemahkan "adalah" yang tidak perlu.
- Menghilangkan to be di kalimat nominal. Contohnya He very tired. Bahasa Indonesia boleh berkata "Dia sangat lelah" tanpa kata kerja, bahasa Inggris tidak.
- Lupa do atau does di kalimat tanya. Contohnya You like coffee? yang seharusnya Do you like coffee?
- Salah membaca subjek yang tampak jamak. Frasa seperti every student, each of them, dan the number of students tetap tunggal.
- Memakai continuous untuk stative verb. Contohnya I am knowing atau I am understanding.
- Menambahkan -s setelah to. Contohnya She wants to goes. Setelah to, kata kerja selalu dalam bentuk dasar.
Cara melatihnya bukan dengan membaca ulang rumus, melainkan dengan memproduksi kalimat. Tulis lima kalimat tentang rutinitas harianmu setiap pagi, lalu ubah masing-masing ke bentuk negatif dan tanya. Tiga kali lipat jumlah kalimat itu memaksa kamu memindahkan akhiran -s bolak-balik, dan justru gerakan itulah yang membentuk refleks. Setelah pola dasarnya stabil, uji di kondisi mirip ujian lewat try out UTBK supaya kamu terbiasa membaca soal di bawah tekanan waktu.
Untuk memperluas cakupan latihan, kamu bisa memakai bank soal dan tryout di Target Lulus, lalu memeriksa jawaban yang salah satu per satu memakai tabel di artikel ini. Latihan bahasa Inggris pada jenjang Tes Kemampuan Akademik juga bisa dipakai sebagai variasi soal, dan contohnya tersedia di contoh soal TKA.
Tiga hal yang menentukan hampir semua soal simple present: pastikan subjeknya tunggal atau jamak, pastikan akhiran -s hanya muncul sekali dalam satu klausa, dan pastikan kata kerjanya bukan stative verb yang dipaksa jadi bentuk continuous. Kalau tiga pemeriksaan itu kamu lakukan berurutan, sebagian besar pengecoh di soal pilihan ganda maupun error recognition akan gugur sendiri.
Pertanyaan yang Sering Diajukan
Apa rumus simple present tense untuk kalimat positif, negatif, dan tanya?
Untuk kalimat verbal, bentuk positifnya adalah subjek ditambah kata kerja bentuk pertama, dengan akhiran -s atau -es jika subjeknya he, she, atau it. Bentuk negatifnya subjek ditambah do not atau does not lalu kata kerja dasar, dan bentuk tanyanya diawali do atau does sebelum subjek. Untuk kalimat nominal, yang dipakai adalah to be am, is, atau are, dengan not disisipkan setelah to be untuk bentuk negatif dan to be dipindah ke depan subjek untuk bentuk tanya.
Kapan kata kerja ditambah -s dan kapan ditambah -es?
Sebagian besar kata kerja cukup ditambah -s, misalnya walk menjadi walks. Akhiran -es dipakai jika kata kerjanya berakhiran -ch, -sh, -ss, -x, atau -zz, misalnya watch menjadi watches dan mix menjadi mixes. Kata kerja berakhiran konsonan diikuti y berubah menjadi i lalu ditambah -es, misalnya study menjadi studies, sedangkan kata kerja berakhiran vokal diikuti y cukup ditambah -s, misalnya play menjadi plays.
Kenapa kalimat She doesn't goes to school dianggap salah?
Penanda orang ketiga tunggal hanya boleh muncul satu kali dalam satu klausa. Karena penanda itu sudah diwakili oleh kata bantu doesn't, kata kerja utamanya wajib kembali ke bentuk dasar. Kalimat yang benar adalah She doesn't go to school, dan aturan yang sama berlaku untuk kalimat tanya seperti Does she go to school?
Apa bedanya simple present dan present continuous?
Simple present dipakai untuk fakta permanen, kebiasaan, dan jadwal tetap, sedangkan present continuous dipakai untuk kejadian yang sedang berlangsung atau keadaan sementara. Cambridge Dictionary membandingkan She lives with her parents yang menandakan situasi permanen dengan She is living with her parents yang menandakan situasi sementara dan diperkirakan berubah. Petunjuk waktunya juga berbeda, karena simple present sering ditemani always, every day, atau once a week.
Apa saja stative verbs yang tidak dipakai dalam bentuk continuous?
Cambridge Dictionary mencatat kata kerja proses mental seperti know, suppose, think, dan understand; kata kerja perasaan seperti admire, adore, detest, hate, like, dan respect; kata kerja indra seperti smell dan taste; kata kerja sifat permanen seperti consist, contain, dan last; serta kata kerja tindak tutur seperti promise dan swear. Kata kerja jenis ini lazimnya dipakai dalam bentuk simple, sehingga He knows a bit about cars benar sedangkan He is knowing a bit about cars tidak berterima.
Keterangan waktu apa yang menandakan simple present tense di soal?
Penanda paling umum adalah adverb frekuensi seperti always, usually, often, sometimes, seldom, dan never, yang menurut Cambridge Dictionary memang dipakai untuk peristiwa rutin dan berulang. Selain itu ada keterangan berkala seperti every day, every morning, dan every Monday, serta penanda pengulangan seperti once a week dan twice a month. Adverb frekuensi diletakkan sebelum kata kerja utama tetapi sesudah to be.
Apakah simple present tense diujikan di UTBK?
SNPMB mencantumkan Literasi dalam Bahasa Inggris sebagai salah satu komponen Tes Literasi UTBK, di samping Literasi dalam Bahasa Indonesia dan Penalaran Matematika. Subtes itu berbasis pemahaman bacaan, dan teks eksposisi ilmiah maupun teks faktual di dalamnya hampir seluruhnya ditulis dalam simple present. Menguasai polanya membantumu membaca lebih cepat dan menangkap gagasan penulis dengan lebih akurat.
Berapa lama waktu mengerjakan bagian tata bahasa di TOEFL ITP?
Menurut laman Test Content ETS, bagian Structure and Written Expression pada TOEFL ITP Level 1 berisi 40 soal dengan waktu administrasi 25 menit dan rentang skor 31 sampai 68. Artinya kamu punya sekitar 37 detik untuk setiap soal. Total tesnya 140 soal dalam 115 menit dengan rentang skor akhir 310 sampai 677.
Ditulis oleh
Tim Redaksi Target Lulus
Tim penyusun konten Target Lulus. Seluruh info seleksi dirujuk ke pengumuman resmi BKN, KemenPAN-RB, SNPMB, dan instansi terkait dengan tautan sumber di setiap artikel.
Tim Redaksi Target Lulus menyusun rangkuman materi, bank soal, dan panduan seleksi berdasarkan kisi-kisi serta peraturan resmi. Setiap klaim jadwal dan persyaratan selalu ditautkan ke sumber resminya.
Diawasi oleh Ahmad Thariq Syauqi, penanggung jawab redaksi Target Lulus. Profil dan kredensial lengkap ada di halaman Tentang.


