Apa itu Literasi dalam Bahasa Indonesia UTBK SNBT?
Berbeda dari PBM yang fokus pada cara teks ditulis, Literasi dalam Bahasa Indonesia fokus pada isi dan makna teks. Kamu akan membaca teks informatif, argumentatif, atau sastra, lalu menjawab pertanyaan tentang gagasan utama, informasi rinci, simpulan, sikap penulis, dan penerapan isi teks pada situasi baru. Karena jumlah soalnya 30, kecepatan membaca yang tetap teliti menjadi penentu skor.
Kemampuan yang diuji
- Menemukan gagasan utama dan informasi rinci dalam teks.
- Menarik simpulan atau inferensi yang didukung isi teks, bukan pendapat pribadi.
- Menilai sikap, tujuan, dan argumen penulis.
- Menerapkan isi teks untuk memecahkan masalah atau memberi saran yang relevan.
Strategi mengerjakan soal
- Baca pertanyaan lebih dulu, baru teks, supaya kamu tahu informasi apa yang dicari.
- Jawaban yang benar harus bisa ditunjuk dasarnya di teks. Coret opsi yang memakai kata mutlak seperti semua atau selalu jika teks tidak mendukungnya.
- Untuk pertanyaan gagasan utama, pilih opsi yang mencakup seluruh teks, bukan satu detail.
- Atur waktu per bacaan, bukan per soal, karena satu teks biasanya dipakai untuk beberapa pertanyaan.
Berapa Jumlah Soal Literasi Bahasa Indonesia di UTBK 2026?
Literasi dalam Bahasa Indonesia berisi 30 soal pada UTBK-SNBT 2026, jumlah terbanyak bersama Penalaran Umum. Dua subtes lain di komponen Tes Literasi, yaitu Literasi dalam Bahasa Inggris dan Penalaran Matematika, masing-masing berisi 20 soal.
Sumber: slide 17 "Komponen UTBK dalam SNBT" pada Paparan Informasi SNPMB 2026 untuk Peluncuran dan daftar materi tes di SNPMB, Informasi Umum UTBK-SNBT. SNPMB menyebut durasi seluruh tes 195 menit tanpa rincian waktu per subtes. Format bisa berubah tiap tahun, jadi cek ulang pengumuman SNPMB tahun berjalan.
Contoh Soal Literasi Bahasa Indonesia dan Pembahasan
Bacalah teks berikut untuk menjawab tiga soal di bawahnya. Teks dan soal ditulis mandiri oleh tim Target Lulus, bukan soal asli UTBK. Teks: Sejak tiga bulan lalu, sebuah SMA di pinggiran kota mewajibkan setiap kelas menyetorkan sampah plastik yang sudah dipilah ke bank sampah sekolah. Setiap kilogram plastik dicatat sebagai tabungan kelas dan dapat ditukar dengan alat kebersihan. Pada bulan pertama, banyak kelas hanya menyetor sedikit karena siswa belum terbiasa memilah. Memasuki bulan ketiga, setoran meningkat hampir dua kali lipat, dan petugas kebersihan melaporkan tempat sampah di halaman sekolah tidak lagi cepat penuh. Meski begitu, sebagian siswa mengeluhkan jadwal setor yang hanya dibuka setiap Jumat pagi, bertepatan dengan kegiatan olahraga.
Teks: bank sampah sekolah
1. Gagasan utama teks tersebut adalah ...
- A. Penerapan bank sampah di sebuah sekolah dan perkembangannya
- B. Keluhan siswa terhadap kegiatan olahraga
- C. Cara memilah sampah plastik di rumah
- D. Tugas petugas kebersihan sekolah
- E. Harga alat kebersihan di sekolah
Jawaban: A
Seluruh kalimat membahas program bank sampah: aturan setor, sistem tabungan, perkembangan setoran, dampaknya, dan keluhan jadwal. Opsi B, D, dan E hanya detail atau tidak dibahas, sedangkan opsi C menyebut rumah, padahal teks membahas sekolah.
2. Berdasarkan teks, pernyataan yang paling mungkin benar adalah ...
- A. Kebiasaan siswa memilah sampah meningkat seiring waktu
- B. Semua siswa puas dengan jadwal setor sampah
- C. Bank sampah sekolah ditutup pada bulan ketiga
- D. Plastik yang disetor ditukar dengan uang tunai
- E. Setoran bulan pertama lebih banyak daripada bulan ketiga
Jawaban: A
Teks menyebut setoran bulan pertama sedikit karena siswa belum terbiasa memilah, lalu setoran bulan ketiga naik hampir dua kali lipat. Simpulan yang didukung: kebiasaan memilah meningkat. Opsi B bertentangan dengan keluhan siswa, opsi C dan E bertentangan dengan teks, dan opsi D keliru karena plastik ditukar dengan alat kebersihan.
3. Solusi yang paling relevan untuk masalah yang masih tersisa dalam teks adalah ...
- A. Menambah hari atau mengubah jam setor agar tidak bentrok dengan olahraga
- B. Menghentikan program bank sampah
- C. Mengganti hadiah alat kebersihan dengan uang
- D. Melarang siswa membawa plastik ke sekolah
- E. Menambah jumlah petugas kebersihan
Jawaban: A
Masalah yang tersisa adalah jadwal setor yang hanya Jumat pagi dan bentrok dengan olahraga. Solusi yang langsung menjawab masalah itu adalah mengubah atau menambah jadwal setor. Opsi lain tidak menyentuh persoalan jadwal.
Pertanyaan yang sering diajukan
Apa beda Literasi Bahasa Indonesia dengan PBM?
Literasi Bahasa Indonesia termasuk komponen Tes Literasi dan fokus pada isi serta makna teks. PBM termasuk Tes Potensi Skolastik dan lebih banyak menilai cara teks ditulis, seperti ejaan dan kalimat efektif.
Berapa soal Literasi Bahasa Indonesia di UTBK 2026?
Paparan Informasi SNPMB 2026 menyebut 30 soal, terbanyak bersama Penalaran Umum. SNPMB hanya mengumumkan durasi total 195 menit untuk seluruh tes.
Bagaimana cara cepat menjawab soal literasi?
Baca pertanyaan lebih dulu, cari bukti di teks, dan coret opsi yang terlalu mutlak atau menambah informasi yang tidak ada di teks.
Apakah latihan Literasi Bahasa Indonesia di halaman ini gratis?
Ya. Seluruh soal bisa dikerjakan langsung di browser tanpa biaya, dan pembahasannya muncul setelah kamu menjawab.