Target Lulus
Kiat SuksesTerbit Terakhir diperbarui

Soal TOEFL: 23 Contoh Soal per Section dan Pembahasannya

Soal TOEFL berputar di pola yang berulang, dan mengenali polanya lebih menghemat waktu daripada sekadar menambah jumlah latihan. Halaman ini memuat 23 contoh soal bergaya TOEFL ITP untuk section Listening, Structure and Written Expression, serta Reading, masing-masing dengan kunci jawaban dan alasan kenapa tiga opsi lain salah, ditambah gambaran tipe tugas TOEFL iBT dan cara membaca skala skornya yang baru.

Soal TOEFL: 23 Contoh Soal per Section dan Pembahasannya
Ilustrasi konsep, bukan foto dokumentasi peristiwa atau lokasi. Kredit: Redaksi Target Lulus.

Soal TOEFL berputar di pola yang itu-itu saja, dan begitu kamu mengenali polanya, sisa persiapan tinggal urusan kecepatan dan ketelitian. Halaman ini memuat 23 contoh soal TOEFL bergaya TOEFL ITP lengkap dengan kunci jawaban dan alasan kenapa tiga opsi lain salah, ditambah dua contoh tugas TOEFL iBT yang formatnya sudah berubah. Semua soal di bawah adalah latihan buatan sendiri yang meniru format resmi ETS, bukan salinan soal ujian, jadi perlakukan sebagai bahan drill.

Cara memakainya sederhana. Kerjakan satu blok section sampai habis sambil menutup bagian pembahasan, catat jawabanmu di kertas, baru buka kuncinya. Membaca pembahasan sebelum mencoba menjawab terasa produktif, padahal yang terlatih cuma ingatanmu, bukan kemampuan memilih di bawah tekanan waktu.

Dua Jenis Soal TOEFL yang Perlu Kamu Bedakan Dulu

Sebelum mengunduh kumpulan soal apa pun, pastikan kamu tahu tes mana yang akan kamu ambil, karena bentuk soalnya berbeda jauh. TOEFL ITP seluruhnya pilihan ganda dan menguji tiga keterampilan: Listening Comprehension, Structure and Written Expression, serta Reading Comprehension. Tidak ada bagian menulis esai dan tidak ada bagian berbicara pada paket dasarnya. Penjelasan format lengkapnya ada di panduan TOEFL ITP.

TOEFL iBT memakai empat section: Reading, Listening, Writing, dan Speaking. Kamu benar-benar mengetik jawaban dan merekam suara, sehingga latihan soal pilihan ganda saja tidak cukup. Perbedaan mendasar keduanya diurai di artikel TOEFL iBT, sementara gambaran umum kedua jenis tes ada di TOEFL adalah.

Satu lagi yang sering tertukar: TOEFL Prediction. Bentuk soalnya menyerupai ITP, tetapi statusnya bukan sertifikat resmi ETS, jadi jangan sampai kamu berlatih untuk yang satu lalu mendaftar yang lain. Bedanya dijelaskan di TOEFL Prediction Test. Kalau kampus atau pemberi beasiswamu menulis "TOEFL ITP minimal sekian", latihan yang paling relevan adalah soal bergaya ITP, dan itulah porsi terbesar halaman ini.

Peta Section: Berapa Banyak Soal TOEFL yang Kamu Kerjakan

Angka di tabel ini penting karena menentukan ritme latihanmu. ETS mencantumkan jumlah soal, waktu pengerjaan, dan skala skor tiap section TOEFL ITP di laman resmi test content-nya.

LevelSectionJumlah soalWaktuSkala skor
Level 1Listening Comprehension5035 menit31 sampai 68
Level 1Structure and Written Expression4025 menit31 sampai 68
Level 1Reading Comprehension5055 menit31 sampai 67
Level 1Total140115 menit310 sampai 677
Level 2Listening Comprehension3022 menit20 sampai 50
Level 2Structure and Written Expression2517 menit20 sampai 50
Level 2Reading and Vocabulary4031 menit20 sampai 50
Level 2Total9570 menit200 sampai 500

Dari angka itu kamu bisa menghitung sendiri tempo yang harus dibiasakan. Structure and Written Expression Level 1 memberi rata-rata sekitar 37 detik per soal, sedangkan Reading Comprehension memberi sekitar 66 detik per soal. Listening tempo pengerjaannya ditentukan rekaman, jadi yang perlu dilatih bukan kecepatan membaca melainkan kecepatan mengambil keputusan begitu narator selesai bertanya.

ETS juga menyediakan TOEFL ITP Speaking sebagai komponen terpisah dengan empat tugas, waktu sekitar 15 menit, dan rentang skor 31 sampai 68. Komponen ini hanya tersedia pada versi digital, jadi jangan berasumsi tes ITP di kampusmu otomatis memuat bagian berbicara.

Yang perlu dibawa pulang dari tabel di atas: Level 1 dan Level 2 punya skala skor yang berbeda, 310 sampai 677 versus 200 sampai 500. Kalau syarat pendaftaranmu menyebut angka di atas 500, hampir pasti yang dimaksud adalah TOEFL ITP Level 1. Pastikan dulu level mana yang diselenggarakan sebelum membeli buku latihan.

Contoh Soal TOEFL Listening Comprehension dan Pembahasannya

Section Listening TOEFL ITP terbagi tiga bagian: percakapan pendek dua orang, percakapan yang lebih panjang, dan ceramah singkat. Arahan resminya meminta kamu menjawab berdasarkan apa yang dinyatakan atau tersirat dari ucapan pembicara, dan percakapan tidak diulang. Karena halaman ini berupa teks, dialognya ditulis dalam bentuk transkrip. Saat berlatih dengan audio sungguhan, tutup transkripnya.

Ilustrasi peserta memakai headphone mendengarkan rekaman audio di laptop sambil mencatat
Section Listening TOEFL ITP berisi percakapan pendek, percakapan yang lebih panjang, dan ceramah singkat yang tidak diulang. Saat berlatih dengan audio sungguhan, tutup transkripnya.Ilustrasi konsep, bukan foto dokumentasi. Kredit: Redaksi Target Lulus.

Soal 1. (Perempuan) Did you finish the chemistry lab report? (Laki-laki) Finish it? I haven't even started. (Narator) What does the man mean?

(A) He completed the report early.
(B) He has not begun working on the report.
(C) He needs help understanding chemistry.
(D) He started the report yesterday.

Kunci: B. Pola mengulang kata kerja dalam bentuk pertanyaan lalu menyangkalnya ("Finish it? I haven't even started") adalah penegasan negatif yang keras. Opsi A berlawanan dengan ucapannya. Opsi C menambahkan informasi yang tidak ada, sebab tidak seorang pun menyebut kesulitan memahami kimia. Opsi D bertabrakan langsung dengan "haven't even started".

Soal 2. (Laki-laki) I'm thinking of taking Professor Hart's seminar next term. (Perempuan) You and half the department. (Narator) What does the woman mean?

(A) Half the department has already graduated.
(B) The seminar is unpopular this year.
(C) Many other people also want to take the seminar.
(D) The man should ask the professor for permission.

Kunci: C. "You and half the department" adalah ungkapan idiomatis yang berarti banyak orang lain berniat sama, sehingga kelasnya akan berebut. Opsi A menerjemahkan "half the department" secara harfiah sebagai jumlah lulusan. Opsi B kebalikan dari maksudnya. Opsi D menyelipkan saran yang tidak pernah diucapkan.

Soal 3. (Laki-laki) The deadline for the scholarship essay is Friday, isn't it? (Perempuan) Actually, they moved it up to Wednesday. (Narator) What does the woman say about the deadline?

(A) The deadline has been cancelled.
(B) The deadline is now earlier than Friday.
(C) The deadline was postponed until next week.
(D) Friday is a holiday this week.

Kunci: B. "Move up" berarti memajukan ke waktu yang lebih awal, dan Rabu memang mendahului Jumat. Opsi C adalah jebakan paling laris karena kata "moved" sering dikira selalu berarti diundur, padahal ungkapan untuk itu adalah "put off" atau "pushed back". Opsi A dan D memasukkan kejadian yang tidak disinggung sama sekali.

Soal 4. (Laki-laki) I'd like to drop the statistics course, but the add and drop period ended last week. (Perempuan) You can still withdraw. You would get a W on your transcript instead of a grade. (Laki-laki) Would that hurt my chances for graduate school? (Perempuan) One W usually doesn't. A failing grade would hurt more. (Narator) What does the woman advise the man to do?

(A) Retake the course next semester.
(B) Withdraw rather than risk a failing grade.
(C) Ask the professor for extra credit.
(D) Apply to graduate school immediately.

Kunci: B. Perempuan itu membandingkan dua akibat, satu huruf W versus nilai gagal, lalu menyatakan yang kedua lebih merugikan. Kesimpulannya jelas. Opsi A dan C berisi tindakan yang tidak pernah muncul dalam percakapan. Opsi D memakai kata "graduate school" yang memang terdengar di rekaman, dan justru itu tandanya: distraktor kerap mendaur ulang kata yang kamu dengar supaya terasa familier.

Soal 5. (Narator) Listen to part of a talk in a history class. (Dosen) Before refrigeration, coastal communities preserved fish mainly by salting and drying. Both methods removed the water that bacteria need. What changed in the nineteenth century was not the chemistry but the logistics. Ice cut from northern lakes could be shipped south in insulated cars, so fresh fish could travel inland for the first time. (Narator) What is the main point of the talk?

(A) Salting preserves fish more effectively than ice does.
(B) Bacteria cannot survive in cold water.
(C) The change in the nineteenth century was in transportation, not in the science of preservation.
(D) Coastal communities stopped eating preserved fish.

Kunci: C. Kalimat kuncinya adalah "not the chemistry but the logistics", dan sisa ceramah menjelaskan bagaimana es diangkut. Opsi A membandingkan efektivitas dua metode, sesuatu yang tidak dinilai dalam ceramah. Opsi B adalah pernyataan umum yang terlalu luas dan tidak dikatakan. Opsi D mengarang akibat yang tidak disebut.

Contoh Soal TOEFL Structure: Melengkapi Kalimat

Bagian Structure menampilkan kalimat berlubang dengan empat pilihan kata atau frasa. Tugasmu memilih satu yang membuat kalimat itu benar sebagai bahasa Inggris tulis baku. Kuncinya hampir selalu struktural, bukan soal arti: cek dulu apakah kalimat sudah punya subjek dan predikat, baru pikirkan maknanya.

Soal 6. The committee ________ its final report two days before the deadline.

(A) submitting
(B) to submit
(C) submitted
(D) having submitted

Kunci: C. Kalimat itu belum punya predikat, dan hanya bentuk finit yang bisa mengisinya. Opsi A, B, dan D semuanya bentuk non-finit (gerund, infinitif, dan participle perfect) sehingga kalimatnya berubah menjadi frasa panjang tanpa kata kerja utama.

Soal 7. Not until the twentieth century ________ widely available in rural areas.

(A) electricity became
(B) did electricity become
(C) electricity has become
(D) becoming electricity

Kunci: B. Frasa negatif di awal kalimat, seperti "not until", "rarely", "seldom", dan "no sooner", memicu inversi: kata bantu naik ke depan subjek. Opsi A dan C memakai urutan normal sehingga melanggar aturan inversi. Opsi D bukan klausa dan tidak menghasilkan kalimat.

Soal 8. ________ the Indonesian archipelago consists of thousands of islands makes national transport planning unusually complex.

(A) Because
(B) That
(C) Which
(D) What

Kunci: B. Subjek kalimat ini adalah sebuah klausa nomina, dan penanda klausa nomina yang tepat di posisi subjek adalah "that". Opsi A mengubahnya jadi klausa keterangan sehingga kalimat kehilangan subjek. Opsi C butuh kata benda acuan di depannya. Opsi D menghasilkan struktur ganjil karena "what" sudah membawa fungsi objek sendiri.

Soal 9. ________ in 1883, the eruption of Krakatoa was heard thousands of kilometers away.

(A) It occurred
(B) Occurring
(C) Which occurred
(D) It was occurring

Kunci: B. Yang dibutuhkan adalah frasa keterangan berbentuk participle yang menempel pada subjek utama, yaitu letusan itu. Opsi A dan D adalah klausa lengkap yang disambung koma tanpa konjungsi, kesalahan yang dikenal sebagai comma splice. Opsi C adalah klausa relatif, dan klausa relatif tidak bisa berdiri di awal kalimat tanpa kata benda acuan.

Soal 10. The new curriculum emphasizes not only critical thinking ________.

(A) but also collaborative work
(B) but collaborative work also
(C) and collaborative work too
(D) but also to work collaboratively

Kunci: A. Pasangan korelatif "not only" harus dilanjutkan "but also", dan unsur sesudahnya wajib sejajar bentuknya dengan unsur sebelumnya. Karena "critical thinking" adalah frasa nomina, pasangannya juga frasa nomina. Opsi B memecah pasangan itu. Opsi C mengganti "but also" dengan "and", sehingga korelatifnya rusak. Opsi D memakai infinitif sehingga tidak sejajar.

Soal 11. ________ of the two proposals was accepted by the board.

(A) Neither
(B) None
(C) Not any
(D) No one

Kunci: A. "Neither" dipakai untuk menyangkal dua hal, dan kalimat ini menyebut angka dua secara eksplisit. Opsi B dipakai untuk tiga hal atau lebih. Opsi C tidak lazim di posisi subjek dalam ragam tulis baku. Opsi D merujuk orang, bukan proposal.

Contoh Soal TOEFL Written Expression: Menemukan Bagian yang Salah

Tipe soal kedua di section yang sama membalik tugasnya. Kalimatnya sudah utuh, empat bagian ditandai huruf, dan kamu mencari satu bagian yang harus diubah supaya kalimat itu benar. Jangan mencari yang terdengar aneh, cari yang melanggar aturan. Banyak kalimat benar yang terasa janggal bagi telinga kita hanya karena strukturnya jarang dipakai sehari-hari.

Soal 12. The number of applicants (A) have increased (B) sharply (C) since the university (D) lowered its tuition.

Kunci: A. Inti subjeknya adalah "the number", bentuk tunggal, sehingga predikatnya seharusnya "has increased". Frasa "of applicants" cuma keterangan dan tidak menentukan konkordansi. Bagian B adalah adverbia yang wajar untuk kata kerja itu, bagian C tepat untuk menandai titik awal, dan bagian D memakai past simple yang cocok untuk peristiwa yang sudah selesai.

Soal 13. (A) Although the experiment was repeated three times, (B) but the results (C) remained (D) inconsistent.

Kunci: B. "Although" sudah menandai hubungan pertentangan, jadi "but" menjadi konjungsi kedua yang berlebih dan harus dihapus. Ini kesalahan khas penutur Indonesia karena pola "meskipun ..., tetapi ..." terasa normal di bahasa kita. Bagian A benar sebagai konjungsi subordinatif, bagian C benar sebagai kata kerja penghubung, dan bagian D benar sebagai adjektiva pelengkap.

Soal 14. The training program teaches employees how to (A) analyze data, (B) writing reports, and (C) present findings (D) clearly.

Kunci: B. Ketiga unsur dalam deret harus sejajar. Karena "analyze" dan "present" adalah bentuk dasar setelah "how to", unsur tengah pun harus "write". Bagian A dan C sudah benar, dan bagian D adalah adverbia yang tepat untuk menerangkan cara menyampaikan temuan.

Soal 15. The scientist (A) which discovered the vaccine (B) received (C) international (D) recognition.

Kunci: A. Kata ganti relatif untuk orang adalah "who", sedangkan "which" dipakai untuk benda atau binatang. Bagian B benar dalam bentuk lampau, bagian C adalah adjektiva yang tepat untuk menerangkan pengakuan, dan bagian D adalah kata benda yang sesuai.

Soal 16. Her thesis is (A) more longer than (B) the one written by (C) her (D) classmate.

Kunci: A. Ini komparatif ganda. Kata sifat pendek sudah membentuk komparatif lewat akhiran "-er", jadi "more" tidak boleh ditambahkan lagi. Bentuk yang benar cukup "longer". Bagian B benar sebagai pengganti kata benda yang sudah disebut, bagian C benar sebagai kata ganti kepemilikan, dan bagian D benar sebagai kata benda tunggal.

Soal 17. (A) Despite of the heavy rain, the ceremony (B) went on (C) as (D) planned.

Kunci: A. "Despite" tidak pernah diikuti "of". Pilihannya cuma dua, "despite the heavy rain" atau "in spite of the heavy rain", dan mencampur keduanya adalah kesalahan yang sering muncul di soal TOEFL. Bagian B, C, dan D sudah membentuk ungkapan "went on as planned" yang lazim.

Trik hemat waktu untuk Written Expression: pindai dulu empat bagian bertanda, bukan seluruh kalimat. Enam pelanggaran yang paling sering diuji adalah konkordansi subjek dan predikat, konjungsi ganda, paralelisme dalam deret, kata ganti relatif untuk orang versus benda, komparatif ganda, dan preposisi yang menempel salah. Kalau dalam 20 detik tidak ada yang mencurigakan, tandai soalnya dan lanjut, jangan menahan diri di satu nomor.

Contoh Soal TOEFL Reading Comprehension dan Pembahasannya

Section Reading TOEFL ITP Level 1 berisi 50 soal dalam 55 menit, dengan teks pendek bergaya bacaan mata kuliah. Kamu tidak perlu latar belakang bidang tertentu untuk mengerjakannya. Konsekuensi dari sifat itu justru yang sering dilupakan: kalau pengetahuan bidang tidak diperlukan, maka jawabannya harus berasal dari dalam teks, bukan dari apa yang kebetulan kamu tahu.

Ilustrasi peserta mengerjakan soal bacaan dengan menandai satu paragraf memakai stabilo di samping lembar jawaban
Jawaban soal Reading harus berasal dari dalam teks, bukan dari pengetahuan yang kebetulan kamu punya. Menandai kalimat yang menjadi dasar jawaban memudahkan pengecekan ulang.Ilustrasi konsep, bukan foto dokumentasi. Kredit: Redaksi Target Lulus.

Bacalah paragraf berikut, lalu jawab enam soal di bawahnya.

Bamboo occupies an unusual place among building materials. Botanically it is a grass rather than a tree, yet the mature culms of several species are strong enough in tension to interest structural engineers. A bamboo stand also regenerates from its own root system, so a harvested culm is replaced without replanting, and a plantation can be cut selectively year after year instead of being cleared all at once.

The obstacles to wider use are less structural than institutional. Untreated culms are vulnerable to boring insects, and the traditional remedy, soaking them in running water for several weeks, is hard to standardize from one village to the next. Building codes are written around materials whose properties are certified in a laboratory, so regulators have been slow to admit a material that varies from culm to culm. Where codes have been revised to include engineered bamboo, the revision has usually followed years of testing in a university laboratory rather than pressure from builders.

The point is not that bamboo should replace steel. It is that a material can be held back less by its physical limits than by the paperwork required to describe them.

Soal 18. What is the main idea of the passage?

(A) Bamboo is stronger than steel in every application.
(B) The wider use of bamboo is limited more by regulation than by its physical properties.
(C) Traditional treatment methods are superior to laboratory testing.
(D) Building codes should be abolished.

Kunci: B. Paragraf kedua membuka dengan "less structural than institutional", dan paragraf penutup mengulangnya dalam kalimat tentang dokumen perizinan. Opsi A melebih-lebihkan, sebab teks hanya menyebut kekuatan tarik yang menarik minat insinyur, bukan keunggulan di semua penggunaan. Opsi C bertentangan dengan teks yang justru menyebut metode tradisional sulit distandarkan. Opsi D adalah tuntutan yang tidak pernah dibuat penulisnya.

Soal 19. The word "culms" in the passage is closest in meaning to

(A) roots
(B) stems
(C) leaves
(D) seeds

Kunci: B. Teks menyebut culm yang dipanen dan digantikan, serta membedakannya dari "root system" yang disebut terpisah di kalimat yang sama. Karena akar sudah punya istilah sendiri, opsi A gugur. Opsi C dan D tidak masuk akal karena daun dan biji bukan bagian yang dipanen untuk bahan bangunan.

Soal 20. According to the passage, why can a bamboo plantation be harvested selectively every year?

(A) Because bamboo grows only in tropical climates
(B) Because the stand regrows from its existing root system
(C) Because building codes require annual harvesting
(D) Because untreated bamboo decays quickly

Kunci: B. Ini soal detail tersurat, dan alasannya ditulis langsung. Opsi A benar sebagai pengetahuan umum tetapi tidak ada di teks, dan justru itulah jebakannya. Opsi C membalik arah hubungan, sebab kode bangunan di teks digambarkan sebagai penghambat. Opsi D memang disebut di paragraf kedua, tetapi sebagai masalah, bukan sebagai alasan panen tahunan.

Soal 21. The phrase "the paperwork required to describe them" refers to

(A) the marketing brochures of bamboo suppliers
(B) the certification and code documents needed to approve a material
(C) the botanical classification of grasses
(D) the instructions for soaking culms in water

Kunci: B. Rujukannya harus dicari di kalimat sebelumnya, yang membahas sertifikasi laboratorium dan revisi kode bangunan. Opsi A tidak pernah disinggung. Opsi C mengambil kata dari paragraf pertama yang konteksnya berbeda. Opsi D memakai detail nyata dari teks tetapi bukan yang dimaksud frasa itu.

Soal 22. It can be inferred from the passage that laboratory certification favors materials that

(A) are inexpensive to produce
(B) have consistent and measurable properties
(C) are sourced locally
(D) grow quickly

Kunci: B. Teks menyebut regulator lambat menerima bahan "that varies from culm to culm", sehingga kebalikannya, yaitu keseragaman yang bisa diukur, adalah yang diuntungkan. Opsi A, C, dan D adalah keunggulan yang masuk akal untuk bambu, tetapi tidak satu pun dikaitkan teks dengan proses sertifikasi.

Soal 23. The author's attitude toward bamboo can best be described as

(A) dismissive
(B) uncritically enthusiastic
(C) measured interest
(D) alarmed

Kunci: C. Penulis menyebut kelebihan sekaligus hambatan, lalu secara eksplisit menolak klaim berlebihan lewat kalimat "The point is not that bamboo should replace steel". Opsi A terlalu negatif, opsi B terlalu positif, dan opsi D memerlukan nada khawatir yang tidak ada di teks. Soal sikap penulis hampir selalu dimenangkan opsi yang paling moderat, asal moderasi itu memang terlihat di teks.

Gambaran Soal TOEFL iBT: Tipe Tugas yang Berbeda dari ITP

Kalau target kamu kuliah di luar negeri, kemungkinan besar yang diminta adalah TOEFL iBT, dan soalnya bukan sekadar versi digital dari ITP. ETS merinci empat section dengan tipe tugas berikut.

SectionTipe tugasJumlah itemPerkiraan waktu dasar
ReadingComplete the Words, Read in Daily Life, Read an Academic Passage5030 menit
ListeningListen and Choose a Response, Listen to a Conversation, Listen to an Announcement, Listen to an Academic Talk4729 menit
WritingBuild a Sentence, Write an Email, Write for an Academic Discussion1223 menit
SpeakingListen and Repeat, Take an Interview118 menit

ETS mencatat bahwa waktu di tabel itu belum termasuk pembacaan instruksi, dan menganjurkan menyiapkan sekitar dua jam untuk keseluruhan tes. Karena tesnya adaptif, jumlah item dan durasi bisa bervariasi antar peserta.

Dua tipe tugas paling sering mengagetkan peserta yang terbiasa berlatih soal ITP. Yang pertama adalah Complete the Words di section Reading, yaitu melengkapi kata yang sebagian hurufnya dihilangkan di dalam teks pendek. Contohnya seperti ini:

Many students prefer the library to the dormitory bec_____ it is quieter in the evening.

Kunci: because. Yang diuji bukan hafalan huruf, melainkan kemampuan menebak fungsi kata dari hubungan makna antar klausa. Klausa kedua menjelaskan alasan, jadi yang dibutuhkan konjungsi sebab. Kata lain yang berawalan sama, misalnya "become", tidak mungkin karena posisinya menuntut penghubung, bukan kata kerja.

Yang kedua adalah Build a Sentence di section Writing, yaitu menyusun kata atau frasa acak menjadi satu kalimat atau pertanyaan yang gramatikal. Contohnya:

[on weekends] [the office] [rarely] [open] [is]

Kunci: The office is rarely open on weekends. Adverbia frekuensi seperti "rarely", "often", dan "seldom" diletakkan setelah kata kerja "to be", bukan sebelumnya. Susunan "The office rarely is open" terdengar mungkin bagi telinga kita, tetapi menyalahi pola baku, dan itulah yang dinilai.

Dua tugas Writing sisanya menuntut produksi bahasa, bukan pemilihan opsi. Write an Email meminta kamu menulis surel dalam situasi akademik atau sosial, misalnya mengajukan permintaan, memberi informasi, atau mengusulkan solusi. Write for an Academic Discussion meminta kamu ikut diskusi kelas daring dengan menyatakan dan mendukung pendapatmu. Section Speaking berisi dua tugas, Listen and Repeat dan Take an Interview, dan keduanya menuntut kamu benar-benar berbicara. Artinya, sebanyak apa pun soal pilihan ganda yang kamu kerjakan, dua section itu tetap butuh latihan mengetik dan latihan bersuara.

Cara Membaca Skor Setelah Latihan Soal TOEFL

Bagian ini paling sering membuat orang salah paham, dan tahun ini alasannya bertambah satu. Sejak 21 Januari 2026, laporan skor TOEFL iBT memakai skala baru 1 sampai 6 dengan kelipatan setengah poin, dan bukan lagi skala 0 sampai 120 yang dikenal selama ini. ETS menyebut skala baru itu selaras dengan Common European Framework of Reference for Languages.

Tiga hal yang perlu kamu ingat dari perubahan ini. Pertama, kamu menerima empat skor section plus satu skor keseluruhan, semuanya di skala 1 sampai 6. Kedua, skor keseluruhan adalah rata-rata empat section yang dibulatkan ke setengah band terdekat, jadi rata-rata 5,25 menjadi 5,5. Ketiga, selama masa transisi dua tahun setelah Januari 2026, laporan skormu juga memuat skor pembanding di skala 0 sampai 120, sehingga kamu tetap bisa melamar ke kampus yang halaman persyaratannya belum diperbarui.

Tabel berikut adalah perbandingan yang diterbitkan ETS untuk tes yang diambil sebelum 21 Januari 2026, dan berguna kalau kamu masih memegang skor lama atau membaca syarat kampus dalam format lama.

Skala 1 sampai 6Reading (0 sampai 30)Listening (0 sampai 30)Speaking (0 sampai 30)Writing (0 sampai 30)Total (0 sampai 120)
629 sampai 3028 sampai 3028 sampai 3029 sampai 30114 ke atas
5,527 sampai 2826 sampai 272727 sampai 28107 ke atas
524 sampai 2622 sampai 2525 sampai 2624 sampai 2695 ke atas
4,522 sampai 2320 sampai 2123 sampai 2421 sampai 2386 ke atas
418 sampai 2117 sampai 1920 sampai 2217 sampai 2072 ke atas
3,512 sampai 1713 sampai 1618 sampai 1915 sampai 1658 ke atas
36 sampai 119 sampai 1216 sampai 1713 sampai 1444 ke atas
2,54 sampai 56 sampai 813 sampai 1511 sampai 1234 ke atas
234 sampai 510 sampai 127 sampai 1024 ke atas
1,522 sampai 35 sampai 93 sampai 612 ke atas
10 sampai 10 sampai 10 sampai 40 sampai 20 ke atas

TOEFL ITP tidak ikut berubah. Laman resmi ETS untuk ITP masih mencantumkan skala total 310 sampai 677 untuk Level 1 dan 200 sampai 500 untuk Level 2. Jadi kalau syarat beasiswa atau wisuda di kampusmu menyebut angka ratusan seperti 450, 500, atau 550, yang dimaksud hampir pasti ITP, bukan iBT. Cara membaca angka ini lebih detail dibahas di skor TOEFL.

Patokan yang lebih berguna daripada mengejar angka: catat persentase benar per section setiap kali simulasi, bukan cuma skor akhirnya. Kalau Structure and Written Expression kamu benar 30 dari 40 sementara Reading benar 28 dari 50, tambahan latihan paling berdampak jelas ada di Reading. Skor total menyembunyikan informasi itu, persentase per section tidak.

Lima Jebakan yang Membuat Soal TOEFL Terasa Lebih Sulit

Setelah membahas 23 soal di atas, polanya mulai kelihatan. Ini lima jebakan yang paling sering memakan korban, dan semuanya bisa dilatih.

Pertama, distraktor yang mendaur ulang kata dari rekaman atau teks. Otak kita cenderung memilih opsi yang mengandung kata familier. Padahal di soal nomor 4, kata "graduate school" muncul di opsi D justru untuk memancing. Biasakan bertanya "apakah opsi ini menjawab pertanyaannya", bukan "apakah kata ini tadi terdengar".

Kedua, opsi yang benar menurut pengetahuan umum tetapi tidak ada di teks. Soal nomor 20 memakai jebakan ini. Bambu memang tumbuh di daerah tropis, tetapi teksnya tidak pernah menyebut itu sebagai alasan panen tahunan. Aturan mainnya keras: jawaban harus berasal dari teks.

Ketiga, kata absolut di dalam opsi. Kata seperti "every", "always", "never", dan "only" membuat sebuah opsi jauh lebih sulit dibenarkan. Opsi A di soal nomor 18 gugur persis karena kata "every". Ini bukan hukum mutlak, tetapi cukup sering benar untuk dijadikan tie breaker saat kamu ragu antara dua opsi.

Keempat, kebiasaan menerjemahkan kalimat panjang alih-alih membedahnya. Di section Structure, cara tercepat adalah menutup semua frasa keterangan lalu memeriksa apakah tersisa subjek dan predikat. Kalau tidak tersisa, pilih opsi yang menyediakan predikat. Menerjemahkan dulu ke bahasa Indonesia justru memakan sepertiga waktumu.

Kelima, menahan diri terlalu lama di satu nomor. Dengan jatah sekitar 37 detik per soal di Structure and Written Expression, satu nomor yang kamu perjuangkan dua menit berarti tiga nomor lain terkorbankan. Tandai dan lanjut. Latihan menyerah tepat waktu itu keterampilan tersendiri, dan hampir tidak pernah dilatih orang.

Rencana Latihan Soal TOEFL Selama Empat Minggu

Latihan soal tanpa urutan cenderung membuat kamu mengulang bagian yang sudah kuat. Rencana di bawah menaruh section yang paling cepat memberi perbaikan di awal, lalu menutupnya dengan simulasi penuh.

Ilustrasi kalender dinding empat baris dengan beberapa kotak dicentang, di atas meja berisi buku latihan, headphone, dan jam pasir
Rencana empat minggu menaruh section yang paling cepat memberi perbaikan di awal, lalu menutupnya dengan simulasi penuh.Ilustrasi konsep, bukan foto dokumentasi. Kredit: Redaksi Target Lulus.
MingguFokus utamaLatihan harianPenanda kemajuan
1Structure and Written Expression20 soal, lalu tulis ulang setiap kalimat yang salah dalam bentuk benarnyaKamu bisa menyebut nama kesalahannya, bukan sekadar merasa jawabannya aneh
2Listening percakapan pendek20 percakapan, tulis parafrase satu kalimat untuk setiap jawaban benarJumlah kesalahan akibat kata yang terdengar mirip menurun
3Reading Comprehension2 passage berwaktu dengan patokan sekitar 66 detik per soalSelesai tepat waktu tanpa menyisakan nomor kosong
4Simulasi penuh1 set 140 soal dalam 115 menit, dua kali dalam sepekanSelisih persentase benar antar simulasi mengecil dan stabil

Satu catatan soal cara mencatat. Simpan daftar kesalahanmu berdasarkan jenis, bukan berdasarkan nomor soal. Daftar berisi "salah nomor 7, 19, 24" tidak memberi tahu apa pun. Daftar berisi "tiga kali salah konkordansi subjek dan predikat, dua kali salah paralelisme" langsung menunjukkan materi apa yang harus kamu ulang malam itu juga.

Tempat Mengambil Soal TOEFL Resmi dan Tes yang Sesungguhnya

Soal latihan yang paling aman selalu berasal dari penerbit tesnya sendiri. ETS menerbitkan sample question interaktif untuk TOEFL ITP Level 1 dan Level 2 pada ketiga sectionnya, plus contoh tes Speaking, dan semuanya bisa dibuka gratis dari halaman persiapan TOEFL ITP di situs ETS. Untuk materi latihan yang lebih lengkap, ETS mengarahkan peserta menghubungi kantor jaringan resminya di masing-masing wilayah.

Di Indonesia, tes TOEFL ITP umumnya diselenggarakan lembaga bahasa kampus dan mitra resmi ETS di wilayah masing-masing. Sebelum mendaftar, tanyakan tiga hal: jadwal dan biayanya, apakah yang dibuka Level 1 atau Level 2, dan apakah sesi itu memuat komponen Speaking. Level 1 dan Level 2 memakai skala skor yang berbeda dan tidak bisa saling menggantikan, jadi salah pilih level berarti sertifikatmu bisa tidak terpakai.

Untuk berlatih sehari-hari, kombinasikan tiga sumber: sample question resmi ETS sebagai patokan format, bank soal terstruktur untuk mengulang jenis kesalahan tertentu, dan simulasi berwaktu untuk melatih ketahanan. Target Lulus menyediakan bank soal dan tryout bahasa Inggris yang bisa kamu pakai untuk dua kebutuhan terakhir. Kumpulan latihan untuk jenis ujian lain, dari CPNS sampai UTBK, ada di halaman contoh soal.

Terakhir, satu pengingat yang jarang enak didengar. Tidak ada kumpulan soal yang bisa menjanjikan angka tertentu, dan skor yang naik cepat biasanya datang dari memperbaiki kebiasaan mengerjakan, bukan dari menambah jumlah soal. Kerjakan sedikit tetapi tuntas sampai kamu paham kenapa tiga opsi lain salah, dan biarkan jumlahnya menyusul sendiri.

Pertanyaan yang Sering Diajukan

Berapa jumlah soal TOEFL ITP dan berapa lama waktu pengerjaannya?

TOEFL ITP Level 1 terdiri dari 140 soal pilihan ganda yang dikerjakan dalam 115 menit, terbagi menjadi 50 soal Listening Comprehension (35 menit), 40 soal Structure and Written Expression (25 menit), dan 50 soal Reading Comprehension (55 menit). TOEFL ITP Level 2 lebih pendek, yaitu 95 soal dalam 70 menit. Angka ini dicantumkan ETS di laman resmi test content TOEFL ITP.

Apakah soal TOEFL ITP ada bagian menulis esai dan berbicara?

Paket TOEFL ITP Level 1 dan Level 2 seluruhnya pilihan ganda dan hanya menguji Listening Comprehension, Structure and Written Expression, serta Reading Comprehension, jadi tidak ada esai. ETS menyediakan komponen TOEFL ITP Speaking secara terpisah dengan empat tugas dan waktu sekitar 15 menit, tetapi komponen itu hanya tersedia pada versi digital. Tanyakan ke penyelenggara apakah sesi yang kamu daftar memuat bagian Speaking.

Berapa rentang skor TOEFL ITP?

TOEFL ITP Level 1 memakai skala total 310 sampai 677, dengan Listening dan Structure masing-masing 31 sampai 68 serta Reading 31 sampai 67. TOEFL ITP Level 2 memakai skala total 200 sampai 500. Karena skalanya berbeda, skor Level 2 tidak bisa dibandingkan langsung dengan syarat yang ditulis memakai angka Level 1.

Benarkah skala skor TOEFL iBT sudah bukan 0 sampai 120 lagi?

Benar. Sejak 21 Januari 2026, laporan skor TOEFL iBT memakai skala 1 sampai 6 dengan kelipatan setengah poin, dan skor keseluruhan dihitung sebagai rata-rata empat section yang dibulatkan ke setengah band terdekat. Selama masa transisi dua tahun setelah Januari 2026, laporan skor tetap memuat skor pembanding pada skala 0 sampai 120. Perubahan ini berlaku untuk TOEFL iBT, sedangkan TOEFL ITP tetap memakai skala lamanya.

Di mana bisa mendapatkan soal TOEFL resmi secara gratis?

ETS menerbitkan sample question interaktif untuk TOEFL ITP Level 1 dan Level 2 di halaman persiapan TOEFL ITP, mencakup ketiga section plus contoh tes Speaking. Untuk materi latihan yang lebih lengkap, ETS mengarahkan peserta menghubungi kantor jaringan resminya di masing-masing wilayah. Soal dari sumber lain tetap berguna untuk drill harian, tetapi jadikan sample resmi sebagai patokan format.

Berapa lama waktu ideal untuk mengerjakan satu soal TOEFL?

Dari alokasi resmi TOEFL ITP Level 1, Structure and Written Expression memberi rata-rata sekitar 37 detik per soal dan Reading Comprehension sekitar 66 detik per soal. Listening tidak bisa kamu atur sendiri karena temponya mengikuti rekaman. Pakai patokan itu sejak latihan pertama supaya kamu terbiasa melepas nomor yang menyita waktu.

Kenapa jawaban saya sering salah padahal kalimatnya sudah saya pahami?

Penyebab paling umum adalah memilih opsi yang mengandung kata yang tadi terdengar atau terbaca, padahal opsi itu tidak menjawab pertanyaannya. Penyebab kedua adalah memakai pengetahuan umum yang benar tetapi tidak disebut di dalam teks. Biasakan menutup pilihan jawaban, merumuskan jawabanmu sendiri lebih dulu, baru mencocokkannya dengan opsi yang tersedia.

Apakah TOEFL Prediction sama dengan TOEFL ITP?

Tidak sama. TOEFL Prediction memakai bentuk soal yang menyerupai TOEFL ITP sehingga berguna untuk mengukur posisi awalmu, tetapi hasilnya bukan sertifikat resmi ETS. Kalau syarat pendaftaran menyebut TOEFL ITP, pastikan kamu mendaftar tes ITP di penyelenggara resmi, bukan tes prediksi.

Ditulis oleh

Tim Redaksi Target Lulus

Tim penyusun konten Target Lulus. Seluruh info seleksi dirujuk ke pengumuman resmi BKN, KemenPAN-RB, SNPMB, dan instansi terkait dengan tautan sumber di setiap artikel.

Tim Redaksi Target Lulus menyusun rangkuman materi, bank soal, dan panduan seleksi berdasarkan kisi-kisi serta peraturan resmi. Setiap klaim jadwal dan persyaratan selalu ditautkan ke sumber resminya.

Diawasi oleh Ahmad Thariq Syauqi, penanggung jawab redaksi Target Lulus. Profil dan kredensial lengkap ada di halaman Tentang.