Target Lulus
UTBK - SNBT

Latihan Soal Penalaran Umum

Latihan Penalaran Umum UTBK-SNBT: penalaran induktif, deduktif, dan kuantitatif. Melatih menarik simpulan sahih serta menilai argumen dari informasi yang diberikan. Tersedia 27 soal gratis: jawab satu per satu, langsung terlihat benar atau salah, lengkap dengan pembahasan langkah demi langkah.

27 soalgratis + pembahasantps

Terakhir diperbarui

Versi PDF tersedia

Mau latihan offline atau dicetak? Unduh gratis Paket Soal Penalaran Umum (PDF) berisi soal, kunci, dan pembahasan tiap soal.

Terjawab 0 dari 27 soal0%

Soal 1

sedang
Jika hujan deras turun lebih dari dua jam, jalan protokol kota itu tergenang. Sore ini jalan protokol tidak tergenang. Simpulan yang paling tepat adalah...

Apa itu Penalaran Umum UTBK SNBT?

Penalaran Umum adalah bagian Tes Potensi Skolastik UTBK SNBT yang mengukur kemampuan memahami informasi, menemukan pola, menilai hubungan sebab akibat, dan menarik kesimpulan yang sah. Soalnya tidak menguji hafalan satu mata pelajaran. Kamu perlu membaca premis dengan teliti, memisahkan fakta dari asumsi, lalu memilih jawaban yang paling konsisten dengan informasi pada soal.

Kemampuan yang diuji

  • Penalaran induktif: menemukan pola atau generalisasi dari beberapa contoh.
  • Penalaran deduktif: menentukan kesimpulan yang pasti mengikuti premis.
  • Penalaran kuantitatif: menggunakan angka, rasio, tabel, dan hubungan matematis dasar.

Strategi mengerjakan soal

  1. Tandai kata pembatas seperti semua, sebagian, hanya, kecuali, dan paling mungkin.
  2. Ubah premis panjang menjadi catatan singkat sebelum melihat pilihan jawaban.
  3. Coret jawaban yang menambah fakta baru atau membuat kesimpulan terlalu luas.
  4. Jika satu soal menyita waktu, tandai dan lanjutkan. Kembali setelah soal yang lebih langsung selesai.

Berapa Jumlah Soal dan Waktu Penalaran Umum UTBK SNBT?

Penalaran Umum UTBK SNBT berisi 30 soal yang dikerjakan dalam 30 menit, terbagi rata ke tiga komponen: 10 soal penalaran induktif, 10 soal penalaran deduktif, dan 10 soal penalaran kuantitatif. Artinya kamu punya rata-rata sekitar 1 menit per soal.

KomponenJumlah soalWaktu
Penalaran induktif1010 menit
Penalaran deduktif1010 menit
Penalaran kuantitatif1010 menit
Total3030 menit

Sumber: daftar materi tes resmi di SNPMB, Informasi Umum UTBK-SNBT (Penalaran Umum sebagai subtes Tes Potensi Skolastik). Laman SNPMB itu tidak memuat rincian jumlah soal per subtes, jadi angka 30 soal kami ambil dari Kompas TV (UTBK 2026, mengutip SNPMB), sedangkan pembagian 10 soal per komponen dan durasi 30 menit dari CNN Indonesia. Cek ulang pengumuman SNPMB tahun berjalan sebelum tes karena format dapat berubah.

Berapa Skor Penalaran Umum yang Bagus untuk Lolos SNBT?

SNPMB tidak menerbitkan passing grade atau nilai minimal UTBK di laman resminya. Kelulusan SNBT ditentukan oleh persaingan di program studi pilihanmu: skor UTBK kamu dibandingkan dengan peserta lain yang memilih prodi yang sama, lalu diterima sesuai daya tampung. Jadi "skor bagus" selalu relatif terhadap prodi tujuan, bukan satu angka untuk semua orang.

Cara praktis menentukan target skor Penalaran Umum:

  1. Pilih dulu prodi tujuan, lalu lihat daya tampung dan jumlah peminatnya tahun lalu di laman resmi PTN atau portal SNPMB. Makin kecil rasio daya tampung terhadap peminat, makin tinggi skor yang kamu butuhkan.
  2. Ukur skormu sekarang lewat tryout berformat UTBK (30 soal, 30 menit), lalu catat komponen mana yang paling banyak salah: induktif, deduktif, atau kuantitatif.
  3. Naikkan ketepatan dulu per komponen, baru kecepatan. Dengan sekitar 1 menit per soal, soal yang menyita lebih dari 2 menit sebaiknya ditandai dan ditinggal dulu.
  4. Ingat bahwa Penalaran Umum hanya satu dari tujuh subtes. Skor akhir UTBK menggabungkan semua subtes, jadi jangan mengorbankan subtes lain demi satu bagian.

Latihan berformat lengkap tersedia di halaman tryout online.

Contoh Soal Penalaran Umum UTBK per Subtes

Contoh soal berikut mengikuti tiga komponen Penalaran Umum UTBK SNBT: induktif, deduktif, dan kuantitatif. Soal dan pembahasan ditulis mandiri oleh tim Target Lulus mengikuti tipe soal tiap komponen, bukan soal asli UTBK. Jawaban dan pembahasan langsung terlihat di bawah tiap soal.

Penalaran Induktif

  1. 1. Perhatikan pola berikut: 3, 6, 11, 18, 27, .... Bilangan berikutnya adalah...

    • A. 36
    • B. 38
    • C. 39
    • D. 40
    • E. 42

    Jawaban: B

    Selisih antarsuku adalah 3, 5, 7, 9, yaitu bilangan ganjil yang naik 2. Selisih berikutnya 11, sehingga suku berikutnya 27 + 11 = 38.

  2. 2. Di lima sekolah yang diamati, sekolah yang perpustakaannya buka sampai sore memiliki rata-rata jam membaca siswa lebih tinggi dibanding sekolah yang perpustakaannya tutup siang hari. Simpulan yang paling tepat dari data tersebut adalah...

    • A. Perpustakaan yang buka sampai sore pasti membuat semua siswa gemar membaca
    • B. Ada kecenderungan jam buka perpustakaan yang lebih panjang berkaitan dengan jam membaca siswa yang lebih tinggi
    • C. Siswa di sekolah yang perpustakaannya tutup siang hari tidak pernah membaca
    • D. Jam membaca siswa tidak dipengaruhi faktor apa pun selain perpustakaan
    • E. Semua sekolah di Indonesia harus membuka perpustakaan sampai sore

    Jawaban: B

    Penalaran induktif menarik generalisasi dari sampel terbatas, jadi simpulan yang sah bersifat kecenderungan. Opsi A, C, dan D terlalu mutlak, sedangkan opsi E melompat ke rekomendasi untuk populasi yang tidak diamati.

Penalaran Deduktif

  1. 1. Semua peserta yang lolos seleksi berkas mengikuti tes tertulis. Sebagian peserta tes tertulis berasal dari luar kota. Rani lolos seleksi berkas. Simpulan yang pasti benar adalah...

    • A. Rani berasal dari luar kota
    • B. Rani mengikuti tes tertulis
    • C. Rani tidak berasal dari luar kota
    • D. Semua peserta tes tertulis lolos seleksi berkas
    • E. Rani lolos tes tertulis

    Jawaban: B

    Dari premis pertama dan ketiga (modus ponens), Rani pasti mengikuti tes tertulis. Premis kedua hanya menyebut sebagian, jadi asal kota Rani tidak bisa dipastikan (A dan C salah). Opsi D membalik premis, dan opsi E tidak didukung informasi apa pun.

  2. 2. Jika hujan turun, lapangan menjadi basah. Jika lapangan basah, pertandingan ditunda. Hari ini pertandingan tidak ditunda. Simpulan yang pasti benar adalah...

    • A. Hari ini hujan turun
    • B. Lapangan basah tetapi pertandingan tetap berjalan
    • C. Hari ini hujan tidak turun
    • D. Pertandingan ditunda karena alasan lain
    • E. Lapangan basah karena disiram

    Jawaban: C

    Gabungkan kedua premis menjadi: jika hujan, pertandingan ditunda (silogisme). Karena pertandingan tidak ditunda, dengan modus tollens hujan tidak turun. Opsi lain bertentangan dengan premis atau menambah informasi baru.

Penalaran Kuantitatif

  1. 1. Harga sebuah buku naik 20 persen, lalu turun 20 persen dari harga setelah kenaikan. Dibandingkan harga awal, harga akhir buku tersebut...

    • A. Sama dengan harga awal
    • B. Lebih mahal 4 persen
    • C. Lebih murah 4 persen
    • D. Lebih murah 2 persen
    • E. Tidak dapat ditentukan

    Jawaban: C

    Misalkan harga awal 100. Setelah naik 20 persen menjadi 120, lalu turun 20 persen dari 120 (yaitu 24) menjadi 96. Harga akhir 4 persen lebih murah dari harga awal.

  2. 2. Nilai x dan y memenuhi x + y = 12 dan x - y = 4. Manakah hubungan yang benar antara P = x dan Q = 2y?

    • A. P > Q
    • B. P < Q
    • C. P = Q
    • D. P = 2Q
    • E. Hubungan P dan Q tidak dapat ditentukan

    Jawaban: C

    Jumlahkan kedua persamaan: 2x = 16, jadi x = 8 dan y = 4. Maka P = 8 dan Q = 2 x 4 = 8, sehingga P = Q.

Contoh Soal TKA dan Pembahasannya

TKA (Tes Kemampuan Akademik) adalah asesmen berbeda dari Penalaran Umum UTBK, diatur dalam Permendikdasmen Nomor 9 Tahun 2025 untuk murid kelas akhir SD, SMP, dan SMA/SMK. Contoh soal di bawah ini adalah latihan bergaya TKA yang menuntut ketelitian membaca dan bernalar, skill yang sama dilatih lewat soal Penalaran Umum di halaman ini. Untuk pembahasan lebih lengkap per jenjang dan per mata uji, baca kumpulan contoh soal TKA lengkap.

Bahasa Indonesia

  1. 1. Bacalah teks berikut. "Debit air Sungai Ciliwung meningkat tajam sejak pukul 14.00 akibat hujan deras di kawasan Puncak. Petugas pos pantau segera menaikkan status siaga dari waspada menjadi siaga 2 dan mengimbau warga bantaran sungai bersiap mengungsi." Simpulan yang paling tepat dari teks tersebut adalah...

    • A. Warga bantaran sungai sudah mengungsi sejak pukul 14.00
    • B. Kenaikan debit air di hulu menjadi penyebab naiknya status siaga sungai
    • C. Hujan deras hanya terjadi di kawasan bantaran Sungai Ciliwung
    • D. Status siaga 2 berarti banjir sudah pasti terjadi

    Jawaban: B

    Teks tentang Sungai Ciliwung menyebut hujan deras di kawasan Puncak, yaitu wilayah hulu, membuat debit air naik tajam sejak pukul 14.00, lalu petugas menaikkan status menjadi siaga 2. Simpulan yang tepat adalah B: kenaikan debit di hulu menyebabkan status siaga naik. Pilihan A, C, dan D menambah kepastian yang tidak tertulis di teks.

  2. 2. Pohon mangga di halaman rumah Pak Yusuf berbuah sangat lebat tahun ini. Setiap pagi ia memetik buah yang sudah matang, lalu membagikannya ke tetangga sekitar. Sebagian ia jual di pasar dekat rumah, dan hasilnya ia tabung untuk biaya sekolah anaknya. Gagasan pokok paragraf tersebut adalah...

    • A. Pak Yusuf rajin menabung setiap hari
    • B. Pohon mangga Pak Yusuf berbuah lebat dan hasilnya dimanfaatkan olehnya
    • C. Tetangga Pak Yusuf senang menerima buah mangga
    • D. Pasar dekat rumah Pak Yusuf menjual banyak buah

    Jawaban: B

    Paragraf tentang pohon mangga Pak Yusuf berisi beberapa kalimat: buahnya lebat, dipetik tiap pagi, dibagikan ke tetangga, dijual ke pasar, lalu hasilnya ditabung. Semua kalimat itu mengarah ke satu gagasan, yaitu buah yang lebat lalu dimanfaatkan, jadi jawabannya B. Menabung, tetangga yang senang, dan pasar hanya detail pendukung.

  3. 3. Jalan menuju desa itu rusak parah karena dilalui truk pengangkut pasir setiap hari selama dua tahun terakhir. Penyebab utama kerusakan jalan pada kalimat tersebut adalah...

    • A. Desa itu jarang dilalui kendaraan
    • B. Truk pengangkut pasir melintas setiap hari dalam waktu lama
    • C. Jalan desa memang belum pernah diperbaiki
    • D. Warga desa tidak merawat jalan

    Jawaban: B

    Kalimat tentang jalan desa yang rusak parah menyebut penyebabnya secara tersurat: truk pengangkut pasir melintas setiap hari selama dua tahun terakhir. Jawabannya B. Pilihan lain, seperti jalan yang belum pernah diperbaiki atau warga yang tidak merawat jalan, tidak disebut dalam kalimat, jadi tidak boleh dipilih sebagai penyebab utama.

  4. 4. Meski sudah diperingatkan berkali-kali, ia tetap bersikukuh dengan pendapatnya. Kata bersikukuh pada kalimat tersebut paling dekat maknanya dengan...

    • A. Ragu-ragu
    • B. Bertahan kuat pada pendirian
    • C. Mudah berubah pikiran
    • D. Menyesali keputusan

    Jawaban: B

    Kata bersikukuh berarti tetap teguh dan tidak mau mengalah pada pendirian sendiri, sehingga padanan terdekatnya adalah bertahan kuat pada pendirian (B). Konteks kalimatnya mendukung makna ini: orang tersebut sudah diperingatkan berkali-kali tetapi tidak mengubah pendapat. Ragu-ragu dan mudah berubah pikiran justru berlawanan makna, sedangkan menyesali keputusan tidak berkaitan.

Matematika

  1. 1. Perbandingan jumlah siswa laki-laki dan perempuan di suatu kelas adalah 3:4. Jika jumlah siswa di kelas itu 28 orang, banyak siswa perempuan adalah...

    • A. 12
    • B. 14
    • C. 16
    • D. 18

    Jawaban: C

    Soal perbandingan siswa laki-laki dan perempuan 3:4 dengan total 28 siswa diselesaikan dengan menjumlahkan bagian perbandingan: 3 + 4 = 7 bagian. Karena 7 bagian mewakili 28 siswa, satu bagian sama dengan 4 siswa. Siswa perempuan mendapat 4 bagian, jadi 4 x 4 = 16 siswa. Jawabannya C.

  2. 2. Perhatikan barisan bilangan berikut: 2, 5, 10, 17, 26, .... Bilangan berikutnya dalam barisan tersebut adalah...

    • A. 33
    • B. 35
    • C. 37
    • D. 39

    Jawaban: C

    Barisan 2, 5, 10, 17, 26 punya selisih antarsuku 3, 5, 7, dan 9. Selisih itu selalu bertambah 2, jadi selisih berikutnya 11 dan suku berikutnya 26 + 11 = 37 (C). Pola lain yang setara: setiap suku sama dengan kuadrat bilangan asli ditambah 1, misalnya 6 kuadrat + 1 = 37.

  3. 3. Bu Ratna memiliki 36 permen dan 48 cokelat. Ia ingin membagikannya ke beberapa anak dengan jumlah permen dan cokelat yang sama rata di setiap kantong, tanpa sisa. Jumlah anak maksimal yang bisa menerima bagian tersebut adalah...

    • A. 6 anak
    • B. 8 anak
    • C. 12 anak
    • D. 18 anak

    Jawaban: C

    Membagi 36 permen dan 48 cokelat secara rata tanpa sisa ke sebanyak mungkin anak berarti mencari FPB dari 36 dan 48. Faktorisasinya 36 = 2^2 x 3^2 dan 48 = 2^4 x 3, sehingga FPB = 2^2 x 3 = 12. Jadi maksimal 12 anak (C), masing-masing menerima 3 permen dan 4 cokelat.

  4. 4. Sebuah tas dijual dengan harga awal Rp150.000 dan mendapat diskon 20%. Harga tas setelah diskon adalah...

    • A. Rp110.000
    • B. Rp120.000
    • C. Rp125.000
    • D. Rp130.000

    Jawaban: B

    Tas seharga Rp150.000 yang didiskon 20% berarti potongannya 20/100 x Rp150.000 = Rp30.000. Harga setelah diskon adalah Rp150.000 dikurangi Rp30.000, yaitu Rp120.000 (B). Cara cepat lainnya: setelah diskon 20%, pembeli membayar 80% dari harga awal, dan 80% x Rp150.000 juga menghasilkan Rp120.000.

Contoh Soal TKA SD Kelas 6 dan Jawabannya

Berdasarkan Pasal 9 Permendikdasmen Nomor 9 Tahun 2025, mata uji TKA untuk murid kelas 6 SD/MI hanya dua: Bahasa Indonesia dan Matematika. Soal latihan berikut dibuat setara jenjang SD dengan jawaban dan pembahasan yang ditulis mandiri, langsung di bawah tiap soal, tanpa perlu klik apa pun.

Bahasa Indonesia

  1. 1. Bacalah teks berikut. "Setiap hari Minggu, Andi dan ayahnya berolahraga di taman kota. Mereka biasanya berlari kecil selama 30 menit, lalu duduk sambil minum air putih." Kegiatan yang dilakukan Andi dan ayahnya setiap hari Minggu adalah...

    • A. Bermain sepak bola di taman
    • B. Berlari kecil lalu beristirahat sambil minum air putih
    • C. Membaca buku di taman kota
    • D. Bersepeda mengelilingi kota

    Jawaban: B

    Teks menceritakan Andi dan ayahnya yang setiap hari Minggu pergi ke taman kota, berlari kecil selama 30 menit, lalu duduk sambil minum air putih. Jawabannya B karena informasi itu tertulis langsung di teks. Soal seperti ini menguji kemampuan menemukan informasi tersurat, salah satu keterampilan dasar dalam membaca pemahaman.

  2. 2. Kelinci suka makan wortel dan sayuran hijau. Kelinci juga suka melompat-lompat di halaman rumah. Bulunya yang lembut membuatnya sering dipeluk anak-anak. Ide pokok paragraf tersebut adalah...

    • A. Kelinci adalah hewan yang lucu dan disukai anak-anak
    • B. Kelinci suka makan wortel setiap hari
    • C. Anak-anak senang bermain di halaman rumah
    • D. Wortel adalah sayuran kesukaan kelinci

    Jawaban: A

    Paragraf tentang kelinci menyebut tiga hal: kelinci suka makan wortel dan sayuran hijau, suka melompat di halaman, dan bulunya lembut sehingga sering dipeluk anak-anak. Ketiga hal itu menggambarkan kelinci sebagai hewan lucu yang disukai anak-anak, jadi ide pokoknya A. Pilihan B dan D hanya satu detail, sedangkan C tidak dibahas.

  3. 3. (1) Hari ini cuaca sangat cerah. (2) Matahari bersinar terang sejak pagi. (3) Langit tampak biru tanpa awan. (4) Ibu mengajak adik bermain layang-layang di lapangan. Kalimat yang menjadi kalimat utama pada paragraf tersebut adalah kalimat nomor...

    • A. (1)
    • B. (2)
    • C. (3)
    • D. (4)

    Jawaban: A

    Paragraf berisi empat kalimat tentang cuaca. Kalimat (1) 'Hari ini cuaca sangat cerah' adalah kalimat utama karena memuat gagasan pokok. Kalimat (2) tentang matahari bersinar dan kalimat (3) tentang langit biru hanya menjelaskan cuaca cerah itu, sedangkan kalimat (4) tentang bermain layang-layang adalah akibatnya. Jawabannya A.

  4. 4. Adik terlihat sangat gembira saat menerima hadiah ulang tahun. Kata gembira pada kalimat tersebut memiliki arti yang sama dengan...

    • A. Sedih
    • B. Senang
    • C. Bingung
    • D. Lelah

    Jawaban: B

    Kalimat 'Adik terlihat sangat gembira saat menerima hadiah ulang tahun' memakai kata gembira, yang berarti merasa senang atau bahagia. Persamaan kata (sinonim) yang paling tepat adalah senang, pilihan B. Sedih adalah lawan katanya, sedangkan bingung dan lelah menggambarkan perasaan lain yang tidak cocok dengan suasana menerima hadiah.

Matematika

  1. 1. Ibu membeli 3 dus telur. Setiap dus berisi 12 butir telur. Jika 5 butir telur pecah di jalan, berapa butir telur yang masih utuh?

    • A. 29
    • B. 31
    • C. 34
    • D. 36

    Jawaban: B

    Ibu membeli 3 dus telur dan setiap dus berisi 12 butir, jadi jumlah telurnya 3 x 12 = 36 butir. Karena 5 butir pecah di jalan, telur yang masih utuh adalah 36 - 5 = 31 butir, pilihan B. Urutan langkahnya penting: kalikan dulu untuk mencari jumlah total, baru kurangi telur yang pecah.

  2. 2. Ibu mempunyai 1 buah semangka. Semangka itu dipotong menjadi 8 bagian sama besar. Jika 3 bagian sudah dimakan, berapa bagian semangka yang tersisa?

    • A. 3/8
    • B. 4/8
    • C. 5/8
    • D. 6/8

    Jawaban: C

    Satu semangka dipotong menjadi 8 bagian sama besar, sehingga semangka utuh bernilai 8/8. Jika 3 bagian sudah dimakan, sisanya 8/8 - 3/8 = 5/8, pilihan C. Pada pengurangan pecahan berpenyebut sama, cukup kurangi pembilangnya saja, sedangkan penyebutnya tetap 8 karena ukuran tiap potongan tidak berubah.

  3. 3. Sebuah taman berbentuk persegi panjang dengan panjang 12 meter dan lebar 7 meter. Keliling taman tersebut adalah...

    • A. 19 meter
    • B. 34 meter
    • C. 38 meter
    • D. 84 meter

    Jawaban: C

    Taman berbentuk persegi panjang dengan panjang 12 meter dan lebar 7 meter. Keliling persegi panjang dihitung dengan rumus 2 x (panjang + lebar), jadi 2 x (12 + 7) = 2 x 19 = 38 meter, pilihan C. Jangan tertukar dengan luas, yaitu panjang x lebar = 84 meter persegi, yang dipasang sebagai pengecoh.

  4. 4. Andi berlatih sepeda selama 1 jam 15 menit setiap sore. Jika ditulis dalam satuan menit, lama waktu latihan Andi adalah...

    • A. 65 menit
    • B. 75 menit
    • C. 85 menit
    • D. 95 menit

    Jawaban: B

    Andi berlatih sepeda selama 1 jam 15 menit setiap sore. Untuk mengubahnya ke menit, ingat bahwa 1 jam sama dengan 60 menit. Jadi 1 jam 15 menit = 60 menit + 15 menit = 75 menit, pilihan B. Cara ini berlaku untuk semua konversi jam ke menit: kalikan jumlah jam dengan 60, lalu tambahkan sisa menitnya.

Pertanyaan yang sering diajukan

Apakah Penalaran Umum sama dengan matematika?

Tidak. Sebagian soal memakai angka, tetapi fokusnya adalah cara berpikir logis. Penalaran kuantitatif hanya salah satu bagian dari kemampuan yang diuji.

Bagaimana cara meningkatkan skor Penalaran Umum?

Latihan rutin, catat tipe kesalahan, dan ulangi soal yang salah tanpa melihat jawaban. Targetkan ketepatan lebih dulu, lalu tingkatkan kecepatan secara bertahap.

Apakah latihan di halaman ini gratis?

Ya. Soal pada halaman ini dapat dikerjakan langsung di browser dan dilengkapi pembahasan setelah kamu menjawab.

Apakah Penalaran Umum UTBK sama dengan TKA?

Tidak sama. Penalaran Umum adalah subtes Tes Potensi Skolastik pada UTBK SNBT, jalur seleksi masuk perguruan tinggi. TKA (Tes Kemampuan Akademik) adalah asesmen berbeda berdasarkan Permendikdasmen Nomor 9 Tahun 2025 untuk murid kelas akhir SD, SMP, dan SMA/SMK, dengan mata uji Bahasa Indonesia dan Matematika (ditambah Bahasa Inggris serta mata pelajaran pilihan untuk jenjang SMA/SMK). Keduanya sama-sama menuntut kemampuan membaca cermat dan bernalar, sehingga banyak orang mencari dua istilah ini secara bersamaan.