Target Lulus
Info UTBKTerbit Terakhir diperbarui

SNBT 2026: Jadwal Resmi, Aturan, dan Angka Hasil Seleksinya

SNBT 2026 sudah selesai: UTBK 21 sampai 30 April 2026, pengumuman 25 Mei 2026. Dari 871.496 pendaftar, 256.369 lulus memperebutkan 286.864 kursi di 145 PTN. Rangkuman jadwal, aturan, soal, dan angka resminya.

SNBT 2026: Jadwal Resmi, Aturan, dan Angka Hasil Seleksinya
Ilustrasi konsep, bukan foto dokumentasi peristiwa atau lokasi. Kredit: Redaksi Target Lulus.

SNBT 2026 (Seleksi Nasional Berdasarkan Tes) sudah tuntas. Pendaftarannya berjalan 25 Maret sampai 7 April 2026, UTBK digelar 21 sampai 30 April 2026, dan hasilnya diumumkan 25 Mei 2026 pukul 15.00 WIB. Menurut siaran pers resmi panitia SNPMB, ada 871.496 pendaftar yang memperebutkan 286.864 kursi di 145 PTN, dan 256.369 orang dinyatakan lulus. Per 10 Oktober 2026, laman resmi snpmb.id masih menampilkan jadwal siklus 2026 dan belum memuat jadwal SNBT 2027.

Artikel ini adalah rangkuman satu musim penuh SNBT 2026 dalam satu halaman: linimasa resmi, aturan main yang ditetapkan panitia, susunan soal UTBK, angka hasil seleksi, tren pendaftar tiga tahun, peta kursi seluruh jalur SNPMB, dasar hukum yang berlaku, dan apa artinya semua itu untuk kamu yang membidik musim berikutnya. Setiap angka di sini diambil dari dokumen resmi panitia SNPMB dan tautannya tercantum di bagian Sumber. Data diambil dan dicek ulang pada 10 Oktober 2026.

Ringkasan SNBT 2026Angka resmi
PTN peserta145 PTN (75 PTN dan 26 PTKIN sebagai PTN Akademik, 44 Politeknik Negeri sebagai PTN Vokasi)
Pendaftar871.496 orang (termasuk 372 orang difabel)
Daya tampung286.864 kursi
Lulus seleksi256.369 orang (29,42 persen dari pendaftar)
Lulus yang mendaftar KIP Kuliah86.118 orang (33,59 persen dari yang lulus)
PengumumanSenin, 25 Mei 2026, pukul 15.00 WIB

SNBT 2026 dalam Satu Paragraf: Apa, Siapa, dan Kapan

SNBT adalah satu dari tiga jalur masuk perguruan tinggi negeri, di samping SNBP (berbasis prestasi dan rapor) dan seleksi mandiri yang diatur tiap PTN. Penilaian SNBT didasarkan pada hasil UTBK, yaitu Ujian Tulis Berbasis Komputer, ditambah portofolio bagi peserta yang memilih program studi seni atau olahraga. Pada 2026, panitia SNPMB berada di bawah Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi, dan seluruh informasi resmi diterbitkan lewat domain snpmb.id. Kalau kamu butuh penjelasan istilah dari nol, bacaan dasarnya ada di artikel SNBT adalah dan UTBK adalah. Halaman ini sengaja tidak mengulang definisi panjang, karena fokusnya adalah apa yang benar-benar terjadi di musim 2026.

Siapa yang ikut? Laman Informasi Umum SNPMB menyebut tiga kelompok: siswa kelas terakhir SMA, SMK, MA, atau sederajat tahun 2026, peserta didik Paket C tahun 2026, serta lulusan tahun 2024 dan 2025 (termasuk lulusan Paket C pada tahun yang sama). Semua dibatasi umur maksimal 25 tahun per 1 Juli 2026. Satu kelompok yang tegas dikecualikan adalah siswa yang sudah dinyatakan lulus SNBP 2026, SNBP 2025, atau SNBP 2024. Mereka tidak dapat mengikuti SNBT 2026, apa pun alasannya.

Kapan? Rangkaian resminya dimulai dari registrasi akun pada 12 Januari 2026 dan berakhir pada masa unduh sertifikat 31 Juli 2026. Tahap yang paling banyak dicari orang, yaitu pelaksanaan UTBK dan pengumuman, jatuh pada akhir April dan akhir Mei. Rinciannya ada di bagian berikut.

Linimasa Resmi SNBT 2026 dari Registrasi Akun sampai Sertifikat

Tabel di bawah disalin dari laman Jadwal resmi SNPMB. Panitia menegaskan bahwa seluruh kegiatan pada hari yang sudah ditentukan dimulai dan diakhiri pukul 15.00 WIB. Detail jam ini penting karena banyak peserta panik membuka laman pengumuman di pagi hari, padahal pintunya memang baru dibuka sore.

Tahap UTBK-SNBT 2026Tanggal resmiStatus per 10 Oktober 2026
Registrasi Akun SNPMB Siswa12 Januari sampai 7 April 2026Selesai
Pendaftaran UTBK-SNBT25 Maret sampai 7 April 2026Selesai
Pembayaran biaya UTBK25 Maret sampai 8 April 2026Selesai
Unduh kartu peserta11 sampai 15 April 2026Selesai
Pelaksanaan UTBK21 sampai 30 April 2026Selesai
Pengumuman hasil SNBT25 Mei 2026, pukul 15.00 WIBSudah diumumkan
Unduh sertifikat UTBK26 Mei sampai 31 Juli 2026Masa unduh sudah lewat
Linimasa resmi UTBK-SNBT 2026 dari registrasi akun SNPMB sampai unduh sertifikat UTBK
Tujuh tahap resmi SNBT 2026. Dua simpul oranye, ujian dan pengumuman, adalah tahap yang paling sering dicari.Diagram: Redaksi Target Lulus, berdasarkan Jadwal resmi SNPMB.

Ada satu pola yang layak diperhatikan. Registrasi akun dibuka hampir dua setengah bulan sebelum pendaftaran ujian, sedangkan pendaftaran ujiannya sendiri hanya berlangsung sekitar dua minggu. Peserta yang menunda registrasi akun sampai akhir Maret menumpuk urusan verifikasi data dan pasfoto di jendela yang sangat sempit. Sebagai pembanding jalur sebelahnya, hasil SNBP 2026 diumumkan lebih dulu pada 31 Maret 2026, sebelum pendaftaran UTBK-SNBT ditutup. Bahasan khusus tentang tanggal ujian dan pola jadwal dari tahun ke tahun ada di artikel UTBK 2026 kapan, sedangkan cara cek hasil dan langkah sesudah pengumuman dibahas di pengumuman SNBT 2026.

Aturan Main SNBT 2026 yang Ditetapkan Panitia

Bagian Ketentuan Umum di laman Informasi Umum SNPMB hanya berisi empat kalimat, tetapi masing-masing berdampak besar. Pertama, peserta hanya boleh mengikuti UTBK 2026 satu kali. Kedua, hasil UTBK 2026 hanya berlaku untuk SNBT dan penerimaan di PTN tahun 2026, jadi skor itu tidak bisa dibawa ke musim berikutnya. Ketiga, seleksi jalur SNBT 2026 didasarkan pada hasil UTBK 2026, ditambah portofolio untuk prodi seni dan olahraga. Keempat, lulusan SNBP 2024 sampai 2026 tidak dapat ikut.

Di luar ketentuan umum itu, ada persyaratan peserta yang sifatnya administratif tetapi sering menggugurkan orang. Peserta wajib memiliki Akun SNPMB Siswa, berstatus WNI dengan NIK, dan membayar biaya UTBK. Siswa yang belum memiliki ijazah wajib membawa surat keterangan kelas 12 yang memuat identitas (nama, kelas, NISN, NPSN), pasfoto berwarna terbaru, tanda tangan kepala sekolah, dan stempel sekolah di atas foto. Lulusan SMA sederajat dari luar negeri harus memiliki ijazah yang sudah disetarakan, dan peserta tunanetra wajib mengunggah surat pernyataan.

Biaya UTBK-SNBT 2026 ditetapkan Rp200.000 dan dibayarkan lewat lima bank mitra yang tercantum di laman resmi: Bank Mandiri, BNI, BTN, BRI, dan BSI. Pembayaran adalah syarat sah pendaftaran, jadi pendaftar yang lupa membayar sampai 8 April 2026 otomatis tidak tercatat sebagai peserta. Panduan langkah demi langkah dari pembuatan akun sampai simpan permanen ada di artikel pendaftaran SNBT.

Key Takeaway: UTBK 2026 hanya sekali, skornya hanya berlaku untuk penerimaan 2026, biayanya Rp200.000, dan lulusan SNBP 2024 sampai 2026 tertutup dari jalur ini. Empat aturan ini sumbernya satu: laman Informasi Umum SNPMB.

Materi UTBK 2026: 160 Soal dalam 195 Menit

Materi UTBK 2026 terdiri atas dua komponen, Tes Potensi Skolastik (TPS) dan Tes Literasi, dengan total tujuh subtes. Rincian jumlah soal per subtes dipublikasikan panitia dalam Paparan Informasi SNPMB 2026 untuk peluncuran, pada slide berjudul Komponen UTBK dalam SNBT. Seluruh tes berdurasi 195 menit.

KomponenSubtesJumlah soal
Tes Potensi SkolastikPenalaran Umum (induktif 10, deduktif 10, kuantitatif 10)30
Pengetahuan dan Pemahaman Umum20
Pemahaman Bacaan dan Menulis20
Pengetahuan Kuantitatif20
Tes LiterasiLiterasi dalam Bahasa Indonesia30
Literasi dalam Bahasa Inggris20
Penalaran Matematika20
Total160 soal, 195 menit

Dua subtes punya porsi paling besar, yaitu Penalaran Umum dan Literasi dalam Bahasa Indonesia, masing-masing 30 soal. Sisanya 20 soal per subtes. Komposisi ini menjelaskan kenapa peserta yang hanya mengandalkan hafalan pelajaran sekolah sering kecewa: tidak ada satu pun subtes yang menguji mata pelajaran secara langsung seperti era tes kemampuan akademik dulu. Yang diuji adalah cara bernalar, membaca, dan mengolah angka.

Kalau kamu ingin membedah tiap subtes beserta cara belajarnya, artikel materi UTBK membahasnya satu per satu. Untuk latihan langsung, bank soal Target Lulus disusun per topik, dan tryout UTBK mensimulasikan ujian penuh dengan batas waktu. Cara membaca angka skor yang muncul di sertifikat dibahas terpisah di artikel skor UTBK.

Aturan Memilih Empat Program Studi di SNBT 2026

Setiap peserta SNBT 2026 boleh memilih maksimal empat program studi di PTN Akademik dan PTN Vokasi. Urutan pilihan menyatakan prioritas, dan panitia menetapkan kombinasi yang sah berdasarkan jumlah pilihan. Satu atau dua pilihan bebas diambil dari program apa pun. Tiga pilihan harus berupa dua program akademik dan satu vokasi, satu akademik dan dua vokasi, atau tiga vokasi dengan minimal satu prodi Diploma Tiga. Empat pilihan harus berupa dua akademik dan dua vokasi, atau satu akademik dan tiga vokasi, dan keduanya wajib memuat minimal satu prodi Diploma Tiga.

Aturan ini sering disalahpahami sebagai "boleh empat prodi sarjana". Faktanya tidak. Begitu kamu memakai tiga atau empat slot, komposisi vokasi menjadi wajib. Konsekuensi praktisnya, peserta yang hanya tertarik pada program sarjana sebaiknya berpikir matang apakah akan memakai dua slot saja, atau justru memanfaatkan slot vokasi sebagai pilihan yang realistis.

Data hasil seleksi memperlihatkan seberapa penting slot di luar pilihan pertama. Menurut siaran pers SNPMB, dari 256.369 peserta yang lulus, 108.488 diterima di pilihan pertama, 101.584 di pilihan kedua, 32.025 di pilihan ketiga, dan 14.272 di pilihan keempat. Artinya sekitar 57,7 persen peserta yang lulus justru masuk lewat pilihan kedua sampai keempat (hitungan redaksi dari angka resmi tersebut). Strategi menyusun urutan pilihan dan cara membaca kuota dibahas lebih dalam di artikel daya tampung SNBT 2026.

Angka Resmi Hasil SNBT 2026

Hasil SNBT 2026 diputuskan dalam Rapat Seleksi dan Alokasi Penetapan Hasil Jalur SNBT pada 22 sampai 23 Mei 2026, lalu diumumkan Senin, 25 Mei 2026 mulai pukul 15.00 WIB lewat laman pengumuman-snbt.snpmb.id dan laman mirror 45 PTN. Bersamaan dengan itu, panitia merilis Siaran Pers Nomor 02/sipers/snpmb/V/2026 dan paparan konferensi pers yang memuat angka berikut.

Diagram batang hasil SNBT 2026: 871.496 pendaftar, 286.864 kursi daya tampung, dan 256.369 peserta diterima
Kira-kira tiga dari sepuluh pendaftar SNBT 2026 lulus, dan tidak semua kursi yang tersedia terisi.Diagram: Redaksi Target Lulus, berdasarkan Siaran Pers SNPMB 02/sipers/snpmb/V/2026.
IndikatorSNBT 2026
Pendaftar871.496 orang
Daya tampung total286.864 kursi (Sarjana 228.118; D4/Sarjana Terapan 33.510; D3 25.236)
Diterima256.369 orang
Diterima dibanding pendaftar29,42 persen
Diterima dibanding daya tampung89,37 persen
Diterima dari pendaftar KIP Kuliah86.118 orang (33,59 persen)
Peserta difabel yang lulus69 orang (28 tunanetra, 22 tunadaksa, 17 tunarungu, 2 tunawicara)

Baris keterisian daya tampung sering luput dibaca. Angka 89,37 persen berarti sebagian kursi tetap kosong di jalur ini, sementara ratusan ribu pendaftar tidak mendapat tempat. Penjelasan yang paling masuk akal dari data pilihan di atas adalah penumpukan peminat pada prodi dan kampus tertentu. Panitia juga mengingatkan bahwa peserta yang lulus wajib registrasi ulang sesuai jadwal PTN masing-masing, sementara peserta yang belum lulus masih punya kesempatan lewat seleksi mandiri.

Tren Pendaftar UTBK-SNBT 2024 sampai 2026

Paparan konferensi pers hasil SNBT 2026 memuat tabel pendaftar per jenis sekolah selama tiga tahun. Dari tabel itu terlihat jumlah pendaftar naik dua tahun berturut-turut, dari 785.058 orang pada 2024 menjadi 860.976 orang pada 2025, lalu 871.496 orang pada 2026. Kenaikan terbesar terjadi dari 2024 ke 2025, sedangkan dari 2025 ke 2026 kenaikannya jauh lebih landai.

Diagram batang jumlah pendaftar UTBK-SNBT tahun 2024, 2025, dan 2026
Pendaftar UTBK-SNBT terus bertambah, dengan lonjakan terbesar terjadi dari 2024 ke 2025.Diagram: Redaksi Target Lulus, berdasarkan Paparan Konferensi Pers Hasil SNBT 2026.
Jenis sekolah202420252026
SMA552.358596.886597.849
SMK126.656139.850141.330
MA102.524119.468126.505
SPK9681.0791.047
Lainnya2.5523.6934.765
Total785.058860.976871.496

Lulusan SMA masih mendominasi, sekitar dua pertiga dari total pendaftar 2026. Yang menarik, pendaftar dari MA tumbuh paling konsisten di antara tiga jenis sekolah terbesar, dari 102.524 menjadi 126.505 orang dalam dua tahun. Angka ini bukan prediksi untuk 2027. Ia hanya gambaran bahwa persaingan SNBT tidak sedang mengendur, jadi rencana belajar yang disusun dengan asumsi "tahun depan pasti lebih longgar" tidak punya dasar data.

Peta Kursi SNPMB 2026: SNBP, SNBT, dan Mandiri

SNBT bukan satu-satunya pintu. Paparan konferensi pers yang sama memuat tabel daya tampung SNPMB 2026 per jenjang untuk tiga jalur sekaligus. Tabel ini berguna untuk melihat SNBT dalam konteks yang lebih luas, termasuk fakta bahwa panitia memisahkan daya tampung SNBT awal dan daya tampung SNBT setelah perubahan.

JenjangSNBP awalSNBP daftar ulangSNBT awalSNBT perubahanMandiri
Diploma 315.75811.72621.12125.23612.211
D4/Sarjana Terapan24.06120.29029.36733.51018.965
Sarjana149.198132.864211.030228.118154.988
Jumlah189.017164.880261.518286.864186.164

Perhatikan kolom SNBT awal dan SNBT perubahan. Daya tampung SNBT naik dari 261.518 menjadi 286.864 kursi. Kenaikan ini terjadi bersamaan dengan kolom SNBP, di mana dari 189.017 kursi awal hanya 164.880 yang berakhir dengan daftar ulang. Panitia mencatat total daya tampung ketiga jalur pada tabel tersebut sebesar 638.278 kursi. Untuk perbandingan cara kerja dua jalur nasional, baca artikel perbedaan SNBP dan SNBT.

Dasar Hukum Penerimaan Mahasiswa Baru yang Berlaku

Penerimaan mahasiswa baru PTN pada 2026 berpayung pada Peraturan Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Nomor 3 Tahun 2026 tentang Penerimaan Mahasiswa Baru Program Diploma dan Program Sarjana pada Perguruan Tinggi Negeri. Pada basis data JDIH BPK, peraturan ini tercatat berstatus berlaku sejak 19 Februari 2026 dan mencabut Permendikbudriset Nomor 62 Tahun 2023 tentang perubahan atas Permendikbudriset Nomor 48 Tahun 2022.

Kenapa ini penting untuk peserta? Banyak tulisan penjelas SNBT yang beredar masih mengutip Permendikbudriset 48/2022 sebagai dasar hukum. Isinya tidak serta-merta keliru, tetapi rujukannya sudah dicabut. Kalau kamu menemukan artikel, unggahan, atau materi bimbel yang menyebut aturan lama sebagai yang berlaku, anggap itu tanda tulisan tersebut belum diperbarui dan cek ulang klaim lainnya ke snpmb.id. Status peraturan bisa kamu periksa sendiri di laman JDIH BPK yang tautannya ada di bagian Sumber.

Ketentuan teknis seperti jadwal, biaya, dan kombinasi pilihan prodi tidak tertulis rinci di peraturan menteri. Detail itu ditetapkan panitia SNPMB setiap tahun dan diumumkan lewat laman resmi. Itulah alasan kenapa angka 2026 tidak boleh begitu saja dianggap berlaku untuk 2027.

Per 10 Oktober 2026, beranda dan laman Jadwal snpmb.id masih menampilkan informasi siklus 2026, termasuk banner pengumuman hasil 25 Mei 2026. Belum ada jadwal, biaya, maupun ketentuan resmi SNBT 2027. Jadi kalau kamu melihat "jadwal SNBT 2027" lengkap dengan tanggal di media sosial, perlakukan sebagai belum resmi sampai muncul di snpmb.id. Sebagai gambaran pola saja, siklus 2026 dimulai dengan pengumuman kuota sekolah SNBP pada 29 Desember 2025, lalu registrasi akun SNPMB sekolah mulai 5 Januari 2026 dan registrasi akun siswa mulai 12 Januari 2026. Informasi musim baru biasanya mulai bergerak di penghujung tahun.

Apa yang bisa dikerjakan sekarang tanpa menunggu jadwal? Tiga hal. Pertama, pahami komposisi soal di atas dan petakan subtes terlemahmu lewat latihan per topik. Kedua, mulai simulasi berwaktu secara berkala, lalu analisis hasilnya per subtes seperti dijelaskan di artikel try out UTBK. Ketiga, mulai kumpulkan data daya tampung dan peminat prodi incaranmu dari laman resmi, karena keputusan urutan pilihan terbukti sama pentingnya dengan skor.

Pro Tip: Simpan tautan snpmb.id/jadwal-penting dan snpmb.id/terkini di bookmark. Dua laman itu yang pertama diperbarui saat panitia mengumumkan musim baru, jauh sebelum kabarnya ramai di media sosial.

Sumber

Pertanyaan yang Sering Diajukan

Kapan SNBT 2026 dilaksanakan?

Pendaftaran UTBK-SNBT 2026 berlangsung 25 Maret sampai 7 April 2026, pelaksanaan UTBK 21 sampai 30 April 2026, dan pengumuman hasil SNBT pada 25 Mei 2026 pukul 15.00 WIB, sesuai laman Jadwal resmi SNPMB.

Berapa jumlah pendaftar SNBT 2026?

Siaran pers resmi panitia SNPMB mencatat 871.496 pendaftar SNBT 2026, termasuk 372 orang difabel. Jumlah ini naik dari 860.976 pendaftar pada 2025 dan 785.058 pada 2024.

Berapa orang yang lulus SNBT 2026?

Sebanyak 256.369 peserta dinyatakan lulus SNBT 2026, atau 29,42 persen dari pendaftar. Dari jumlah itu, 108.488 diterima di pilihan pertama dan sisanya di pilihan kedua sampai keempat.

Berapa daya tampung SNBT 2026?

Daya tampung SNBT 2026 sebesar 286.864 kursi, terdiri atas 228.118 kursi program sarjana, 33.510 kursi D4 atau sarjana terapan, dan 25.236 kursi D3. Keterisiannya 89,37 persen.

Berapa biaya UTBK-SNBT 2026?

Biaya UTBK-SNBT 2026 adalah Rp200.000, dibayar lewat bank mitra Mandiri, BNI, BTN, BRI, atau BSI sebagai syarat sah pendaftaran.

Berapa jumlah soal UTBK 2026?

UTBK 2026 berisi 160 soal dengan durasi 195 menit, terbagi dalam tujuh subtes Tes Potensi Skolastik dan Tes Literasi. Penalaran Umum dan Literasi dalam Bahasa Indonesia masing-masing 30 soal, lima subtes lainnya 20 soal.

Apakah skor UTBK 2026 bisa dipakai untuk SNBT 2027?

Tidak. Laman Informasi Umum SNPMB menyatakan hasil UTBK 2026 hanya berlaku untuk SNBT dan penerimaan di PTN tahun 2026.

Apakah jadwal SNBT 2027 sudah diumumkan?

Belum. Per 10 Oktober 2026, laman snpmb.id masih menampilkan jadwal siklus 2026. Tanggal SNBT 2027 yang beredar tanpa tautan ke snpmb.id belum bisa dianggap resmi.

Ditulis oleh

Tim Redaksi Target Lulus

Tim penyusun konten Target Lulus. Seluruh info seleksi dirujuk ke pengumuman resmi BKN, KemenPAN-RB, SNPMB, dan instansi terkait dengan tautan sumber di setiap artikel.

Tim Redaksi Target Lulus menyusun rangkuman materi, bank soal, dan panduan seleksi berdasarkan kisi-kisi serta peraturan resmi. Setiap klaim jadwal dan persyaratan selalu ditautkan ke sumber resminya.

Diawasi oleh Ahmad Thariq Syauqi, penanggung jawab redaksi Target Lulus. Profil dan kredensial lengkap ada di halaman Tentang.