Tes Psikotes: Prosedur, Suasana Ruang Tes, dan Contoh Soalnya
Tes psikotes bukan cuma soal apa yang diujikan, tapi juga bagaimana pelaksanaannya di lapangan. Artikel ini membahas apa yang perlu dibawa, suasana ruang tes, kertas atau komputer, durasi tiap sesi, dan contoh soal per jenis tes.

Daftar isi
- Yang Perlu Disiapkan Sebelum Hari Tes
- Suasana dan Aturan di Dalam Ruang Tes
- Tes Psikotes Dikerjakan di Kertas atau Komputer?
- Berapa Lama Durasi Total Tes Psikotes
- Contoh Soal Tes Deret Angka dan Cara Menjawabnya
- Contoh Soal Tes Verbal
- Contoh dan Cara Kerja Tes Koran (Kraepelin dan Pauli)
- Contoh Item Tes Kepribadian dan Cara Menjawabnya Jujur
- Tips Praktis Menjelang dan Saat Tes
- Sumber
Tes psikotes adalah pengalaman yang jauh lebih teknis daripada sekadar "duduk lalu mengerjakan soal". Ada prosedur kedatangan, aturan ruang tes, dan perbedaan media pengerjaan yang sering bikin peserta pertama kali gugup bukan karena soalnya, melainkan karena tidak tahu apa yang akan terjadi. Artikel ini fokus pada sisi praktis itu: apa yang perlu kamu bawa, bagaimana suasana ruang tesnya, apakah dikerjakan di kertas atau layar komputer, berapa lama durasinya, dan contoh soal dari tiap jenis tes yang paling sering muncul.
Kalau kamu masih mencari definisi dasarnya, sudah aku bahas terpisah di artikel psikotes adalah, dan kalau kamu ingin rincian lengkap tiap jenis tes beserta strategi belajar jangka panjang, semuanya ada di artikel utama psikotes. Di sini aku sengaja fokus ke satu hal saja: apa yang terjadi persis pada hari kamu duduk di ruang tes.
Yang Perlu Disiapkan Sebelum Hari Tes
Hampir semua tata tertib tes psikologi di Indonesia, baik untuk rekrutmen swasta maupun seleksi instansi, meminta hal yang serupa. Beberapa penyelenggara bahkan menyebutnya secara eksplisit dalam pengumuman resmi, misalnya persyaratan hadir 30 menit sebelum jadwal untuk registrasi ulang dan verifikasi identitas.
- Identitas diri, biasanya KTP asli atau fotokopi yang dilegalisir, ditambah kartu peserta kalau ada.
- Alat tulis, terutama pensil 2B atau HB, ballpoint, penghapus, dan rautan. Sebagian tes gambar dan tes koran memang mengharuskan pensil 2B karena lembar jawabannya dibaca mesin pemindai.
- Pakaian rapi, banyak instansi meminta lengan panjang dengan warna gelap, meskipun aturan detailnya berbeda-beda antar penyelenggara.
- Yang sebaiknya tidak dibawa masuk ruang tes, yaitu kalkulator, ponsel, jam tangan pintar, atau kamera, karena hampir semua penyelenggara melarangnya demi menjaga standar tes.
Suasana dan Aturan di Dalam Ruang Tes
Ruang tes psikotes biasanya diatur seperti ruang ujian pada umumnya: meja berjarak, pengawas berkeliling, dan instruksi lisan yang dibacakan sebelum setiap subtes dimulai. Yang membedakannya dari ujian sekolah adalah aba-aba waktu yang lebih ketat, terutama pada tes hitung cepat, di mana pengawas akan memberi aba-aba "pindah" atau "garis" secara berkala untuk menandai batas pengerjaan.
Peserta umumnya tidak diperbolehkan keluar-masuk ruangan tanpa izin selama sesi berlangsung, dan pengawas akan menegur siapa pun yang terlihat melihat pekerjaan peserta lain. Suasananya memang dibuat setara dengan ujian formal, bukan sesi santai, karena hasilnya dipakai untuk keputusan yang cukup penting bagi penyelenggara.
Pro Tip
Begitu masuk ruangan, dengarkan instruksi lisan pengawas sampai selesai sebelum mulai mengerjakan apa pun. Instruksi antar subtes sering berbeda meski bentuk soalnya mirip, dan salah dengar aba-aba di awal bisa bikin satu subtes penuh dikerjakan dengan aturan yang keliru.
Tes Psikotes Dikerjakan di Kertas atau Komputer?
Jawabannya tergantung penyelenggara, dan makin ke sini makin banyak variasi campurannya. Banyak psikotes klasik seperti tes deret angka, tes koran (Kraepelin atau Pauli), dan tes gambar masih dikerjakan di atas kertas dengan lembar jawaban yang dibaca mesin pemindai, karena format ini sudah terstandar puluhan tahun dan gampang dinilai secara konsisten.
Di sisi lain, seleksi berbasis instansi seperti CPNS sudah sepenuhnya memakai sistem CAT BKN yang berjalan di layar komputer, termasuk untuk Tes Karakteristik Pribadi yang secara konsep dekat dengan tes kepribadian. Di sektor swasta, tes kepribadian dan tes kecocokan kerja juga makin sering dipindahkan ke format berbasis web, terutama untuk tahap penyaringan awal sebelum wawancara. Kalau kamu akan menjalani format ini, aku bahas persiapannya secara khusus di artikel psikotes online karena ada syarat teknis tersendiri, misalnya kamera dan koneksi internet yang stabil.
Praktik yang paling umum di lapangan sekarang justru campuran: satu hari tes bisa berisi sesi kertas untuk tes koran dan tes gambar, lalu sesi komputer untuk tes kepribadian atau tes kecocokan kerja, tergantung kebijakan penyedia jasa psikotes yang dipakai perusahaan.
Berapa Lama Durasi Total Tes Psikotes
Durasi sangat bervariasi tergantung paket tes yang diberikan, tapi ada pola umum yang bisa jadi patokan kasar.
| Bagian | Perkiraan durasi | Catatan |
|---|---|---|
| Tes kemampuan kognitif (deret, aritmetika, logika, spasial) | 30 sampai 60 menit | Biasanya terbagi ke beberapa subtes pendek |
| Tes koran Kraepelin | 10 sampai 20 menit | Aba-aba "pindah" tiap kolom |
| Tes koran Pauli | Sekitar 60 menit | Aba-aba "garis" secara berkala, lajur lebih banyak dari Kraepelin |
| Tes kepribadian (inventori) | 20 sampai 45 menit | Tergantung jumlah butir pernyataan |
| Total hari tes | 1,5 sampai 3 jam | Bisa 3 sampai 4 jam untuk paket lengkap plus wawancara |
Angka-angka ini adalah gambaran umum yang berlaku di banyak penyelenggara, bukan aturan baku yang seragam. Informasi paling akurat tetap pengumuman resmi dari panitia seleksi atau HRD perusahaan yang bersangkutan.
Contoh Soal Tes Deret Angka dan Cara Menjawabnya
Tes deret menuntutmu menemukan pola pada rangkaian angka lalu melanjutkannya. Berikut dua contoh dengan tingkat kesulitan berbeda.
Contoh 1: 4, 7, 10, 13, 16, ... Bilangan berikutnya adalah berapa?
Caranya, periksa selisih antar bilangan lebih dulu. Dari 4 ke 7 selisihnya 3, dari 7 ke 10 selisihnya 3, dan seterusnya selisihnya tetap 3. Karena polanya konstan, bilangan berikutnya adalah 16 + 3 = 19.
Contoh 2: 2, 6, 5, 9, 8, 12, ... Bilangan berikutnya adalah berapa?
Ini contoh deret berselang, sebenarnya dua pola berbeda yang dianyam jadi satu. Kalau kamu pisahkan posisi ganjil (2, 5, 8) dan posisi genap (6, 9, 12), keduanya sama-sama naik 3 setiap langkah. Posisi berikutnya adalah posisi ganjil ketujuh, yaitu 8 + 3 = 11.
Kunci mengerjakan tipe soal ini bukan menghafal ribuan pola, melainkan membiasakan diri memeriksa selisih, hasil bagi, dan kemungkinan deret berselang secara berurutan setiap kali menemui soal baru. Latihan lebih banyak untuk tipe penalaran ini ada di bank soal TIU.
Contoh Soal Tes Verbal
Bentuk paling umum adalah analogi kata. Contoh: PETANI : SAWAH = NELAYAN : ...
Jawabannya LAUT, karena relasinya adalah pelaku dan tempat kerjanya, sama seperti hubungan petani dengan sawahnya. Jebakan yang sering muncul adalah pilihan yang berhubungan secara tema tapi relasinya tidak sepadan, misalnya PERAHU atau IKAN. Rumuskan dulu relasi pasangan pertama dalam satu kalimat pendek, baru cari pasangan kedua yang relasinya persis sama.
Contoh dan Cara Kerja Tes Koran (Kraepelin dan Pauli)
Format tes koran khas: kamu menjumlahkan dua angka berdampingan dalam satu kolom panjang, menuliskan angka satuannya saja, lalu pindah baris begitu ada aba-aba dari pengawas. Contohnya, kalau angka 6 bertemu 7 pada satu baris, hasilnya 13, dan yang kamu tulis cukup angka 3 saja.
Tes ini beredar dengan dua nama populer, Kraepelin dan Pauli, dengan perbedaan teknis pada arah pengerjaan dan cara pencatatannya: Kraepelin umumnya dikerjakan dari bawah ke atas dengan aba-aba pindah kolom, sementara Pauli dikerjakan dari atas ke bawah dengan aba-aba garis pada lajur yang sama. Tes ini menuntut konsistensi dan stamina sepanjang durasi, sehingga peserta yang ngebut di awal lalu ambruk di tengah akan terlihat berbeda dari yang stabil sepanjang tes.
Contoh Item Tes Kepribadian dan Cara Menjawabnya Jujur
Contoh pernyataan: "Saya lebih suka menyelesaikan satu tugas sampai tuntas sebelum memulai yang lain." Kamu diminta menilai seberapa cocok pernyataan itu denganmu, biasanya dalam skala dari sangat tidak setuju sampai sangat setuju.
Tidak ada jawaban benar atau salah di sini, tapi ada jawaban yang tidak konsisten. Pernyataan yang menanyakan hal serupa sengaja disebar berjauhan dengan kalimat berbeda dalam satu paket tes. Kalau kamu menjawab apa adanya, konsistensi terjadi begitu saja tanpa usaha. Kalau kamu memerankan tokoh karangan yang kamu kira ideal, kamu harus mengingat karakter itu di puluhan titik sambil dikejar waktu, dan di situlah retaknya mulai kelihatan.
Tips Praktis Menjelang dan Saat Tes
Datang lebih awal. Terburu-buru menaikkan detak jantung dan memakan menit-menit awal yang seharusnya kamu pakai untuk beradaptasi dengan suasana ruangan.
Baca instruksi sampai habis. Ini penyebab kegagalan paling sepele dan paling sering terjadi. Instruksi tiap subtes bisa berbeda meski bentuk soalnya mirip.
Terapkan aturan lompat. Kalau satu soal belum ketemu arahnya dalam sekitar 20 detik, tinggalkan dan lanjut ke soal berikutnya. Skor dihitung dari total jawaban benar, bukan dari kegigihanmu di satu nomor sulit.
Rawat kondisi fisik. Tidur cukup dan sarapan berpengaruh nyata pada tes yang menuntut stamina seperti tes koran, lebih besar dampaknya daripada satu jam tambahan begadang menghafal pola soal.
Kalau kamu ingin latihan lebih lanjut untuk membiasakan diri dengan tekanan waktu sesungguhnya, kamu bisa mulai dari bank soal gratis atau mencoba tryout berbasis CAT untuk simulasi kondisi mendekati aslinya.
Sumber
- Peraturan Menteri PANRB Nomor 6 Tahun 2024 tentang Pengadaan Pegawai Aparatur Sipil Negara (JDIH BPK, status berlaku)
- Universitas Masoem, Bagaimana Cara Menghadapi Psikotes Seleksi BUMN Biar Gak Grogi?
- Lim dan Dinges (2010), A Meta-Analysis of the Impact of Short-Term Sleep Deprivation on Cognitive Variables, Psychological Bulletin 136(3), 375-389
Pertanyaan yang Sering Diajukan
Apa saja yang perlu dibawa saat tes psikotes?
Umumnya identitas diri seperti KTP asli atau fotokopi yang dilegalisir, alat tulis terutama pensil 2B atau HB, ballpoint, penghapus, dan rautan, serta pakaian rapi sesuai ketentuan penyelenggara. Kalkulator, ponsel, dan jam tangan pintar biasanya dilarang dibawa masuk ruang tes.
Tes psikotes dikerjakan di kertas atau komputer?
Tergantung penyelenggara. Tes klasik seperti deret angka, tes koran, dan tes gambar masih banyak dikerjakan di kertas dengan lembar jawaban yang dibaca mesin pemindai. Seleksi berbasis instansi seperti CPNS sudah memakai sistem CAT berbasis komputer, dan makin banyak perusahaan swasta memindahkan tes kepribadian ke format daring.
Berapa lama durasi total tes psikotes kerja?
Bervariasi tergantung paket tes, tapi pola umum di lapangan adalah 1,5 sampai 3 jam untuk paket standar, dan bisa mencapai 3 sampai 4 jam kalau digabung dengan sesi wawancara.
Apa itu tes koran dalam psikotes?
Tes koran adalah tes hitung cepat yang meminta kamu menjumlahkan dua angka berdampingan pada kolom panjang lalu menuliskan angka satuannya saja, dan berpindah baris saat ada aba-aba. Tes ini beredar dengan nama Kraepelin atau Pauli, dengan perbedaan teknis pada arah pengerjaan dan durasinya.
Apakah boleh menjawab tes kepribadian dengan karakter yang dikarang?
Sangat tidak disarankan. Tes kepribadian menanyakan hal serupa dengan kalimat berbeda di beberapa titik untuk mengecek konsistensi jawaban. Jawaban yang dikarang cenderung tidak konsisten dan lebih mudah terbaca sebagai kejanggalan dibandingkan jawaban yang jujur.
Apa strategi paling penting saat mengerjakan tes psikotes berbatas waktu?
Terapkan aturan lompat: kalau satu soal belum ketemu arahnya dalam sekitar 20 detik, tinggalkan dan lanjut ke soal berikutnya. Skor dihitung dari total jawaban benar, bukan dari kegigihan mengerjakan satu soal sulit sampai tuntas.
Ditulis oleh
Tim Redaksi Target Lulus
Tim penyusun konten Target Lulus. Seluruh info seleksi dirujuk ke pengumuman resmi BKN, KemenPAN-RB, SNPMB, dan instansi terkait dengan tautan sumber di setiap artikel.
Tim Redaksi Target Lulus menyusun rangkuman materi, bank soal, dan panduan seleksi berdasarkan kisi-kisi serta peraturan resmi. Setiap klaim jadwal dan persyaratan selalu ditautkan ke sumber resminya.
Diawasi oleh Ahmad Thariq Syauqi, penanggung jawab redaksi Target Lulus. Profil dan kredensial lengkap ada di halaman Tentang.


