LPDP 2026 Tahap II: Jadwal, Program, dan Aturan Baru
Pendaftaran Beasiswa LPDP 2026 Tahap II resmi dibuka 30 Juni sampai 31 Juli 2026 dengan alokasi minimal 80 persen untuk bidang STEM. Artikel ini membahas program yang dibuka, aturan baru LoA Unconditional bebas syarat bahasa, tahapan seleksi, dan strategi persiapannya.

Daftar isi
Pendaftaran Beasiswa LPDP 2026 Tahap II resmi dibuka pada 30 Juni sampai 31 Juli 2026. Tahap II ini menghadirkan dua program utama, yaitu Beasiswa STEM Industri Strategis dan Beasiswa SHARE (Social, Humanities, Arts for People, Religious Studies, Economics), dengan alokasi minimal 80 persen untuk bidang STEM dan industri strategis. Ada juga perubahan aturan yang layak dirayakan para pemburu beasiswa: pemegang LoA Unconditional tidak lagi wajib melampirkan sertifikat bahasa. Semua poin di atas bersumber dari siaran pers resmi LPDP Kementerian Keuangan tanggal 29 Juni 2026, bukan dari rumor grup chat.
Di artikel ini kita bedah tuntas jadwal LPDP 2026 Tahap II, program apa saja yang dibuka, aturan baru soal LoA dan sertifikat bahasa, penambahan daftar universitas unggulan, alur tahapan seleksi, sampai strategi persiapan yang realistis untuk sisa waktu pendaftaran yang tinggal hitungan hari.
Jadwal Pendaftaran LPDP 2026 Tahap II
Berdasarkan siaran pers resmi LPDP, pendaftaran Beasiswa LPDP Tahap II Tahun 2026 dibuka mulai 30 Juni 2026 dan ditutup 31 Juli 2026. Pendaftaran dilakukan secara online melalui laman resmi LPDP di lpdp.kemenkeu.go.id. Tahap II merupakan lanjutan dari program Tahap I 2026 yang sudah berlalu, jadi bagi kamu yang melewatkan kesempatan di awal tahun, gelombang inilah kesempatanmu untuk kembali mendaftar di tahun 2026.
| Kegiatan | Keterangan |
|---|---|
| Pendaftaran Tahap II 2026 | 30 Juni sampai 31 Juli 2026 (siaran pers resmi LPDP) |
| Seleksi administrasi, bakat skolastik, dan substansi | Jadwal rinci per tahap belum tercantum di siaran pers; pantau akun pendaftaran dan laman resmi LPDP |
| Pengumuman akhir | Belum diumumkan resmi saat artikel ini ditulis |
Satu catatan kejujuran yang jarang ditulis media: siaran pers resmi baru mengunci tanggal pendaftaran. Rincian tanggal seleksi administrasi, seleksi bakat skolastik, seleksi substansi, dan pengumuman akhir Tahap II belum tercantum di kanal resmi saat artikel ini ditulis (14 Juli 2026). Beberapa media menyebut bulan tertentu untuk pengumuman akhir, tapi selama angka itu belum muncul di laman LPDP, perlakukan sebagai perkiraan, bukan pegangan.
Pro Tip: Jangan submit di hari-hari terakhir menjelang 31 Juli 2026. Server pendaftaran beasiswa populer hampir selalu padat di ujung tenggat, dan kamu tidak punya ruang untuk memperbaiki dokumen yang ternyata salah unggah. Targetkan berkasmu final paling lambat seminggu sebelum penutupan.
Program yang Dibuka di LPDP 2026 Tahap II
Tahap II 2026 membawa dua program utama plus beberapa program tambahan. Berikut petanya berdasarkan siaran pers resmi:
- Beasiswa STEM Industri Strategis. Program untuk bidang sains, teknologi, teknik, dan matematika yang terhubung dengan kebutuhan industri strategis Indonesia.
- Beasiswa SHARE. Singkatan dari Social, Humanities, Arts for People, Religious Studies, Economics. Ini payung untuk bidang sosial, humaniora, seni, studi keagamaan, dan ekonomi.
- Beasiswa Akselerasi pada Universitas Unggulan. Dibuka kembali di Tahap II untuk kandidat yang menyasar kampus-kampus dalam daftar universitas unggulan.
- Program kerja sama khusus. Contohnya Beasiswa Keolahragaan.
Yang paling penting dipahami adalah komposisi kuotanya. Direktur Utama LPDP Yon Arsal menyatakan alokasi minimal 80 persen untuk bidang STEM dan industri strategis, dan maksimal 20 persen untuk SHARE. Menurut saya ini sinyal kebijakan yang sangat jelas: pemerintah sedang mengarahkan dana beasiswa ke talenta sains dan teknologi. Kalau latar belakangmu teknik, sains data, energi, atau kesehatan, tahun ini momentum kamu. Kalau kamu dari rumpun soshum, jangan patah semangat, tapi sadari kompetisinya lebih sempit karena kuota SHARE dibatasi maksimal 20 persen; kualitas esai dan rencana studi harus benar-benar tajam.
Aturan Baru: LoA Unconditional Bebas Syarat Sertifikat Bahasa
Ini perubahan yang paling banyak dibicarakan di LPDP 2026 Tahap II. LoA (Letter of Acceptance) Unconditional adalah surat penerimaan dari kampus tujuan tanpa syarat tambahan apa pun, artinya kampus sudah menyatakan kamu diterima penuh. Berdasarkan siaran pers resmi, pada Tahap II 2026 pemegang LoA Unconditional tidak wajib melampirkan sertifikat bahasa saat mendaftar LPDP.
Logikanya masuk akal: kalau kampus tujuan sudah menerima kamu tanpa syarat, berarti kemampuan bahasamu sudah dianggap memenuhi standar kampus tersebut. LPDP tidak perlu memvalidasi ulang lewat sertifikat terpisah. Buat kamu yang sudah pegang LoA Unconditional tapi sertifikat bahasanya kedaluwarsa, aturan ini menghemat biaya tes yang tidak murah. Sementara buat yang masih harus mengejar skor bahasa Inggris, asah dulu kemampuanmu lewat bank soal Literasi Bahasa Inggris di Target Lulus sebelum bayar tes sungguhan.
Bagaimana dengan pendaftar yang belum punya LoA? Ada dua pelonggaran resmi di Tahap II 2026: pertama, penambahan opsi sertifikat Bahasa Inggris dari pusat bahasa perguruan tinggi dalam negeri; kedua, penurunan skor minimal Bahasa Inggris dibandingkan Tahap I. Artinya jalur tanpa LoA tetap terbuka dan sekarang lebih terjangkau, karena tes di pusat bahasa kampus dalam negeri umumnya jauh lebih murah daripada tes internasional.
Satu peringatan penting: daftar lengkap jenis tes bahasa yang diakui beserta skor minimalnya berbeda-beda per program dan tercantum di booklet resmi masing-masing program di laman LPDP. Jangan mengandalkan tabel skor dari blog atau thread media sosial yang tidak mencantumkan sumber. Unduh booklet program yang kamu tuju, baca halaman persyaratan bahasanya, baru susun rencana tes.
Key Takeaway: LoA Unconditional adalah dokumen paling bernilai di LPDP 2026 Tahap II: membebaskanmu dari syarat sertifikat bahasa sekaligus memperkuat posisimu di seleksi. Kalau belum punya, manfaatkan opsi sertifikat dari pusat bahasa perguruan tinggi dalam negeri yang kini diakui, dengan skor minimal yang diturunkan dibanding Tahap I.
Daftar Universitas Unggulan Bertambah: dari 17 Menjadi 31
Kabar baik lain dari Tahap II 2026: daftar universitas unggulan bertambah dari 17 menjadi 31 kampus, dengan rincian 17 universitas untuk semua program studi dan 14 universitas khusus bidang STEM. Penambahan 14 kampus khusus STEM ini konsisten dengan arah alokasi 80 persen tadi: LPDP membuka lebih banyak pintu bagi kandidat sains dan teknologi.
Daftar universitas unggulan ini penting terutama untuk Beasiswa Akselerasi pada Universitas Unggulan yang dibuka kembali di Tahap II. Buat kamu yang mengincar kampus top dunia, cek dulu apakah kampus tujuanmu masuk daftar terbaru di laman resmi LPDP sebelum menyusun rencana studi, karena daftar 2026 sudah berbeda dengan daftar tahun-tahun sebelumnya.
Opini pribadi saya: penambahan daftar ini sering diremehkan pendaftar, padahal efeknya nyata. Kampus yang tahun lalu belum masuk daftar bisa jadi sekarang sudah, dan itu mengubah kalkulasi pilihan kampusmu. Lima menit mengecek daftar resmi bisa menyelamatkan strategi aplikasimu.
Tahapan Seleksi LPDP 2026: Alur yang Perlu Kamu Lalui
Secara umum, alur seleksi LPDP terdiri dari tiga tahap besar setelah pendaftaran ditutup:
- Seleksi administrasi. Panitia memverifikasi kelengkapan dan keabsahan seluruh dokumen: identitas, ijazah dan transkrip, LoA (jika ada), sertifikat bahasa (jika dipersyaratkan), esai, dan surat rekomendasi. Mayoritas kegagalan di tahap ini bukan karena kualitas kandidat, tapi karena dokumen tidak sesuai format atau tidak lengkap.
- Seleksi bakat skolastik. Tes kemampuan penalaran, mencakup penalaran verbal, kuantitatif, dan pemecahan masalah. Polanya mirip tes potensi akademik pada umumnya: yang menang adalah yang paling sering berlatih dengan timer, bukan yang paling banyak menonton video motivasi.
- Seleksi substansi. Tahap wawancara dan pendalaman rencana studi. Pewawancara menguji kesesuaian bidang studi dengan rencana kontribusimu untuk Indonesia, kesiapan akademik, dan konsistensi ceritamu dengan esai yang kamu tulis.
Untuk jadwal rinci tiap tahap pada Tahap II 2026, pantau akun pendaftaranmu dan kanal resmi LPDP, karena tanggal per tahap belum diumumkan lewat siaran pers. Sambil menunggu, kemampuan penalaran bisa mulai diasah dari sekarang. Kamu bisa berlatih soal penalaran verbal dan numerik di bank soal Target Lulus, lalu uji manajemen waktumu lewat tryout online bertimer. Kebiasaan mengerjakan soal dalam tekanan waktu adalah bekal yang sama berharganya untuk tes bakat skolastik LPDP maupun tes seleksi lain.
Tips Lolos LPDP 2026 Tahap II
Dengan sisa waktu pendaftaran sampai 31 Juli 2026, berikut langkah yang paling berdampak menurut prioritas:
- Kunci dokumen administrasi lebih dulu. Ijazah, transkrip, KTP, esai, dan surat rekomendasi. Tahap administrasi adalah gerbang yang menggugurkan paling banyak pendaftar karena hal-hal sepele.
- Pilih program yang tepat: STEM Industri Strategis atau SHARE. Jangan memaksakan bidang studimu masuk kategori yang salah. Baca booklet resmi program pilihanmu di laman LPDP dan ikuti definisi bidangnya.
- Kalau punya LoA Unconditional, gunakan sekarang. Selain bebas syarat sertifikat bahasa, LoA menunjukkan kesiapanmu di mata pewawancara.
- Kalau belum punya sertifikat bahasa, cek pusat bahasa kampus dalam negeri. Opsi baru ini lebih murah dan jadwal tesnya biasanya lebih fleksibel daripada tes internasional.
- Tulis esai dengan rencana kontribusi yang spesifik. Alokasi 80 persen STEM menandakan LPDP mencari talenta yang jelas mau berkontribusi ke industri strategis; esai generik akan tenggelam.
- Latihan penalaran secara rutin. Sisihkan 30 menit per hari di bank soal untuk soal logika dan numerik, dan simulasikan kondisi ujian lewat tryout.
Benchmark: LPDP mengelola Dana Abadi Bidang Pendidikan sebesar Rp 180,81 triliun per 31 Mei 2026 dan telah membiayai 58.749 penerima beasiswa sejak 2013 hingga Mei 2026. Skala sebesar ini menjelaskan dua hal sekaligus: pembiayaannya serius dan menyeluruh, tapi persaingannya juga level nasional. Persiapan setengah-setengah hampir pasti kalah.
Satu catatan untuk pembaca yang jenjangnya belum sampai pascasarjana: LPDP menyasar studi lanjut, jadi kalau kamu masih mengejar bangku S1, jalur beasiswamu berbeda. Pertimbangkan Beasiswa Unggulan Kemendikdasmen yang mencakup jenjang D4/S1, dan pastikan dulu tiket masuk kampusmu lewat jalur tes yang dibahas di artikel UTBK adalah. Membangun rekam jejak akademik yang kuat sejak S1 juga investasi terbaik kalau suatu saat kamu mau mengejar LPDP untuk S2.
FAQ LPDP 2026
Berikut jawaban ringkas atas pertanyaan yang paling sering muncul seputar Beasiswa LPDP 2026 Tahap II.
Kapan pendaftaran LPDP 2026 Tahap II ditutup?
Pendaftaran Beasiswa LPDP Tahap II Tahun 2026 dibuka 30 Juni 2026 dan ditutup 31 Juli 2026, sesuai siaran pers resmi LPDP Kementerian Keuangan.
Program apa saja yang dibuka di LPDP 2026 Tahap II?
Dua program utama: Beasiswa STEM Industri Strategis dan Beasiswa SHARE (Social, Humanities, Arts for People, Religious Studies, Economics). Selain itu dibuka kembali Beasiswa Akselerasi pada Universitas Unggulan dan program kerja sama khusus seperti Beasiswa Keolahragaan.
Apakah LPDP 2026 wajib sertifikat bahasa?
Tidak untuk pemegang LoA Unconditional; mereka dibebaskan dari syarat sertifikat bahasa. Bagi yang belum punya LoA, ada opsi sertifikat Bahasa Inggris dari pusat bahasa perguruan tinggi dalam negeri dan skor minimal yang diturunkan dibanding Tahap I. Rincian jenis tes dan skor per program ada di booklet resmi masing-masing program.
Berapa alokasi kuota STEM di LPDP 2026?
Minimal 80 persen alokasi untuk bidang STEM dan industri strategis, maksimal 20 persen untuk program SHARE, sesuai pernyataan Direktur Utama LPDP Yon Arsal.
Saya melewatkan Tahap I, masih bisa ikut LPDP 2026?
Bisa. Tahap II adalah lanjutan program Tahap I 2026 yang sudah berlalu, dan pendaftarannya dibuka 30 Juni sampai 31 Juli 2026. Pantau laman resmi LPDP untuk info gelombang berikutnya.
Di mana mendaftar LPDP 2026?
Pendaftaran dilakukan online melalui laman resmi LPDP Kementerian Keuangan di lpdp.kemenkeu.go.id. Hindari mendaftar lewat tautan pihak ketiga dan waspadai pihak mana pun yang meminta imbalan untuk meloloskan seleksi.
Kapan pengumuman hasil akhir LPDP 2026 Tahap II?
Belum diumumkan resmi saat artikel ini ditulis (14 Juli 2026). Sejumlah media menyebut perkiraan waktu, tapi acuan sahnya tetap jadwal yang dipublikasikan di laman resmi LPDP dan akun pendaftaran masing-masing.
Sumber
Pertanyaan yang Sering Diajukan
Kapan pendaftaran LPDP 2026 Tahap II ditutup?
Pendaftaran Beasiswa LPDP Tahap II Tahun 2026 dibuka 30 Juni 2026 dan ditutup 31 Juli 2026, sesuai siaran pers resmi LPDP Kementerian Keuangan tanggal 29 Juni 2026.
Program apa saja yang dibuka di LPDP 2026 Tahap II?
Dua program utama, yaitu Beasiswa STEM Industri Strategis dan Beasiswa SHARE (Social, Humanities, Arts for People, Religious Studies, Economics). Selain itu dibuka kembali Beasiswa Akselerasi pada Universitas Unggulan dan program kerja sama khusus seperti Beasiswa Keolahragaan.
Apakah LPDP 2026 wajib sertifikat bahasa?
Tidak untuk pemegang LoA Unconditional; mereka dibebaskan dari syarat sertifikat bahasa. Pendaftar tanpa LoA punya opsi sertifikat Bahasa Inggris dari pusat bahasa perguruan tinggi dalam negeri dengan skor minimal yang diturunkan dibanding Tahap I. Rincian jenis tes dan skor per program tercantum di booklet resmi masing-masing program.
Berapa alokasi kuota STEM di LPDP 2026?
Minimal 80 persen alokasi untuk bidang STEM dan industri strategis, dan maksimal 20 persen untuk program SHARE, sesuai pernyataan Direktur Utama LPDP Yon Arsal dalam siaran pers resmi.
Saya melewatkan Tahap I, masih bisa ikut LPDP 2026?
Bisa. Tahap II adalah lanjutan program Tahap I 2026 yang sudah berlalu, dengan pendaftaran dibuka 30 Juni sampai 31 Juli 2026. Pantau laman resmi LPDP untuk informasi gelombang berikutnya.
Di mana mendaftar LPDP 2026?
Pendaftaran dilakukan online melalui laman resmi LPDP Kementerian Keuangan di lpdp.kemenkeu.go.id. Hindari tautan pihak ketiga dan waspadai pihak mana pun yang meminta imbalan untuk meloloskan seleksi.
Kapan pengumuman hasil akhir LPDP 2026 Tahap II?
Belum diumumkan resmi per 14 Juli 2026. Acuan sahnya adalah jadwal yang dipublikasikan di laman resmi LPDP dan akun pendaftaran masing-masing, bukan perkiraan yang beredar di media.
Ditulis oleh
Tim Redaksi Target Lulus
Tim penyusun konten Target Lulus. Seluruh info seleksi dirujuk ke pengumuman resmi BKN, KemenPAN-RB, SNPMB, dan instansi terkait dengan tautan sumber di setiap artikel.
Tim Redaksi Target Lulus menyusun rangkuman materi, bank soal, dan panduan seleksi berdasarkan kisi-kisi serta peraturan resmi. Setiap klaim jadwal dan persyaratan selalu ditautkan ke sumber resminya.